Drone MQ-9 Reaper AS terbang membawa 10 rudal AGM-114 Hellfire di atas Karibia

MQ-9 Reaper dengan rudal AGM-114 Hellfire_Istimewa

AIRSPACE REVIEW – Pesawat tanpa awak (drone) MQ-9 Reaper Amerika Serikat diketahui telah terbang membawa muatan berat, yaitu 10 rudal udara ke darat AGM-11 Hellfire di atas Karibia baru-baru ini.

CNN melaporkan, drone yang dioperasikan oleh Badan Intelijen Pusat (CIA) tersebut terbang dari Bandara Rafael Hernandez di Aguadilla di Perto Rico menuju sebuah wilayah yang telah ditentukan.

Sebelumnya dilaporkan, drone MQ-9 Reaper AS telah melakukan serangan udara pertamanya terhadap sebuah pelabuhan di Venezuela yang diduga menjadi tempat pengangkutan untuk penyelundupan narkotika.

Serangan udara menggunakan drone terhadap pelabuhan dimaksud, diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump pada 29 Desember 2025. Serangan udaranya sendiri diperkirakan dilakukan pada 24 atau 25 Desember.

Awal tahun ini, laporan mengatakan bahwa Reaper yang dioperasikan CIA juga telah melakukan sorti tanpa senjata di atas Meksiko untuk memata-matai kartel narkotika.

Konfigurasi Khusus

Terkait kapasitas muatan rudal Hellfire pada MQ-9 Reaper, biasanya drone ini hanya membawa maksimal delapan unit AGM-114, yaitu dua unit di setiap dari empat cantelan di sayap pesawat nirawak tersebut.

Untuk dapat membawa 10 rudal Hellfire, Reaper menggunakan konfigurasi khusus dengan mengintegrasikan peluncur ganda atau yang lebih spesifik lagi disebut four-rail launchers (peluncur empat rel) atau quad-launchers.

MQ-9 Reaper memiliki total tujuh gantungan eksternal untuk membawa muatan, masing-masing enam di bawah sayap dan satu di tengah badan pesawat.

Gantungan yang paling dekat dengan badan pesawat biasanya digunakan untuk membawa muatan yang lebih berat, seperti bom berpemandu (GBU-12 Paveway) atau tangki bahan bakar eksternal.

Sementara gantungan yang lebih luar, umumnya digunakan untuk membawa rudal Hellfire.

Untuk mencapai total 10 rudal, MQ-9 menggunakan jenis peluncur yang dapat membawa lebih dari satu rudal per cantelan.

Satu cantelan di bagian dalam dipasangi quad-launcher yang dapat membawa empat (4) rudal Hellfire.

Sementara tiga cantelan lainnya, yaitu satu di sisi dalam dan dua di sisi luar sayap yang berlawanan, masing-masing dapat membawa dua rudal Hellfire menggunakan peluncur dua rel, sehingga total rudal AGM-114 yang dibawa sebanyak 10 unit. (RNS)

You may also like...

1 Response

  1. Suparso says:

    Usa mah halal aja utk menyerang negara lain, coba jika negara lain yg menyerang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *