Hippo ATSV, Keledai Beban Robot Asal Inggris

ANGKASAREVIEW.COM – Tak ingin tertinggal dalam pengembangan kendaraan darat tanpa awak (UGV/Unmanned Ground Vehicle), Kementerian Pertahanan Inggris bekerja sama dengan perusahaan Hippo Multipower melansir Hippo ATSV (All Terrain Support Vehicl ). Kendaraan ini diperkenalkan pada acara DVD 2018 yang berlangsung di Millbrook, Inggris, 19-20 September lalu.

Dalam perannya, Hippo ATSV didapuk untuk mengurangi beban fisik tentara yang terlibat dalam sebuah operasi di medan tempur. Kendaraan ini dijadikan keledai beban untuk membawa perbekalan makanan, munisi cadangan, dan peralatan tempur lain dengan mengikuti pergerakan pasukan di lapangan secara otonom.

Sebagai tenaga penggerak Hippo menerapkan sistem propulsi hibrida, didukung oleh mesin diesel kapasitas 1.500 cc berdaya 45 hp serta mesin tenaga listrik yang digerakkan oleh baterai lithium-ion berkapasitas 3 kWh.

Muatan yang bisa diangkut Hippo ATSV mencapai 750 kg dan akan bertambah menjadi 1.500 kg bila menggunakan trailer atau wahana gandengan. Sebagai contoh, Hippo ATSV dapat membawa munisi senapan serbu setingkat peleton digunakan untuk 72 jam bertempur atau membawa tiga peluncur mortir 81 mm termasuk 312 munisinya.

Selain berfungsi sebagai keledai beban, Hippo ATSV juga dijadikan wahana pengisi ulang untuk sistem pesawat tanpa awak (UAV) atau UGV lainnya yang digerakkan tenaga listrik. Selain itu daya listriknya dapat digunakan untuk keperluan lain seperti pemanas air, daya radio, daya sistem pengawasan.

ATSVSoteria T&D

Selain dapat bergerak secara otonom, Hippo ATSV juga dapat dikemudikan secara manual oleh prajurit di lapangan dengan menggunakan sistem skid steer. ATSV dapat membelok atau berputar layaknya kendaraan roda rantai. Untuk beroperasi di atas salju atau jalan licin berlumpur tersedia track kit guna membungkus ke delapan rodanya.

Hippo ATSV telah lulus menjalani ujian berat di wilayah bersuhu panas ekstrem hingga 40 derajat Celcius. Pengujian dilaksanakan di Missori dan Florida, Amerika Serikat. Pengujian selam dua minggu penuh di negeri Paman Sam ini dilakukan oleh Soteria Trials & Development Ltd yang dikontrak oleh Hippo Multipower. Selama pengujian Hippo ATSV diawaki dua prajurit dan membawa beban 200 kg.

ATSVArmy Recognition

Pada pameran DVD 2018 pihak pabrikan belum mengungkap apakah Hippo ATSV akan segera masuk jalur produksi atau diakuisisi untuk militer Inggris.

Sobat AR, di kelas dan peran yang sama Hippo ASTV dalam pasar global akan bersaing dengan HDT Global Hunter WOLF (Wheeled Offload Logistics Follower) dari AS dan STX Phantom buatan SpetsTechnoExport dari Ukraina.

Rangga Baswara Sawiyya