Diduga Alami Gangguan Jiwa, Seorang Wanita Ingin Lompat di Tengah Penerbangan

ANGKASAREVIEW.COM – Seorang penumpang maskapai SkyWest berusaha membuka pintu pesawat yang ditumpanginya saat sedang dalam ketinggian jelajah. Dalam pemeriksaan psikologis awal dinyatakan bahwa wanita tersebut mengalami gangguan kejiwaan.

Menurut media lokal, wanita tersebut manyebut diri sebagai tuhan dan ingin membuktikan kepada khalayak ramai jika ia akan menang terhadap maut manakala menjatuhkan diri dari pesawat.

I am God, want to die!” serunya saat hendak membuka pintu bagian tengah pesawat

Saat pesawat terbang dari San Fracisco menuju Boise, Idaho, penumpang wanita tersebut berjalan ke pintu bagian tengah dan berusaha untuk membukanya.

Baca juga:
Penumpang Malindo Air Diikat di Dalam Pesawat Karena Masturbasi
Saat Pesawat Mendarat Darurat Karena Penumpang Buang Angin

Usaha nekat ini kontan membuat panik penumpang lainnya. Beberapa penumpang pria langsung menarik tangan wanita itu untuk menjauhkannya dari pintu. Namun si wanita bergeming, ia pun melakukan perlawanan.

Di video yang direkam oleh seorang penumpang tampak jika seorang pria kemudian mengangkat wanita itu dan membantingnya ke lantai kabin penumpang. Ia kemudian memegangi wanita itu erat-erat.

Akhirnya penumpang yang membuat onar itu tidak mampu bergerak karena dadanya ditekan oleh lutut penumpang pria tersebut.

“Ia memeganginya erat-erat tapi wanita itu terus memberontak. Akhirnya ia membantingnya ke lantai,” ungkap Danny Torres, seorang penumpang Sky West kepada stasiun televisi 7KTVB.

Scott T. Smith, salah saorang penumpang lainnya mengatakan bahwa tingkah laku wanita itu memang terlihat agak “berbeda” sejak awal ia masuk pesawat. Namun ia menganggap wanita itu hanya takut ketinggian atau takut naik pesawat terbang.

Pihak Sky West telah mengkonfirmasi insiden ini dan mengatakan, wanita tersebut terpaksa diikat sepanjang penerbangan sampai pesawat mendarat dengan selamat di Boise. (IAN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *