Ukuran Melampaui Destroyer: Pembangunan Fregat HMAS Hunter Australia Dimulai
BAE SystemsAIRSPACE REVIEW – Perusahaan pertahanan BAE Systems Australia secara resmi melaksanakan peletakkan lunas untuk fregat kelas Hunter pertama, HMAS Hunter, di Galangan Kapal Osborne, Australia Selatan.
Upacara yang dilaksanakan pada 24 Agustus 2026 tersebut menyatukan dua blok lambung bawah dan mulai membentuk struktur kontinu pertama kapal tersebut.
Awalnya, Angkatan Laut Australia telah memilih sembilan fregat kelas Hunter di bawah SEA 5000 Fase 1, tetapi pada Februari 2024, jumlahnya dikurangi menjadi enam kapal saja.
Dijadwalkan pengiriman HMAS Hunter dilaksanakan pada 2032 dan mulai beroperasi tahun 2034. Sedangkan kapal kedua dan ketiga, HMAS Flinders dan HMAS Tasman diperkirakan akan menyusul tahun 2035 dan 2036.
Lebih Besar Destroyer Hobart
Dimensi fisik kelas Hunter lebih besar dari kelas Anzac yang akan digantikannya. Panjangnya 151,4 m dan lebar 20,8 m, sedangkan Anzac memiliki panjang 118 m dan lebar 14,8 m.
Bahkan, fregat kelas Hunter juga lebih besar dibandingkan kapal perusak (destroyer) kelas Hobart yang berdimensi panjang 147,2 m dan lebar 18,6 m.
Baca di Sini: Naik Kelas Jangkauan Serang: Tiga Destroyer Hobart Australia Dibekali Tomahawk dan NSM
Bobot fregat kelas Hunter pada muatan penuh mencapai 8.800 ton, sedangkan kapal perusak kelas Hobart jauh lebih ringan yakni 7.000 ton pada muatan penuh.
Meskipun berdimensi lebih besar, Hunter hanya membawa 32 sel Sistem Peluncuran Vertikal (VLS) Mk 41, dibandingkan dengan 48 sel pada Hobart.
Menampung 295 Awak
Sistem propulsi kelas Hunter menggunakan satu turbin gas Rolls-Royce MT30, empat generator diesel kecepatan tinggi MTU 20V 4000 M53B, dan dua motor propulsi listrik dalam pengaturan CODLOG.
Kecepatan maksimum kapal melebihi 27 knot, dan jangkauan operasinya mencapai 7.000 mil laut atau setara dengan 13.000 km.
Jumlah awak normal sekitar 180 orang, termasuk personel penerbangan. Pada misi tertentu kapal dapat menampung 25 orang tambahan untuk spesialis tambahan, personel misi, atau detasemen penerbangan yang diperluas.
Bagian dek belakang dapat menampung satu helikopter jenis MH-60R Seahawk yang dapat bergerak puluhan kilometer dari HMAS Hunter, mengerahkan sensornya sendiri, dan menyerang kapal selam dengan torpedo ringan Mk 54 yang dibawanya. (RBS)
