Incar Kapal Musuh dari Pantai, Angkatan Laut AS Uji Tembak Harpoon dari Kendaraan Darat
Boeing DefenseAIRSPACE REVIEW – Angkatan Laut AS (USN) berhasil meluncurkan Sistem Pertahanan Pantai Harpoon (Harpoon Coastal Defense System/HCDS) dari kendaraan berbasis darat dalam Uji Pengembangan 1 (DT-1).
Uji tembak HCDS dilaksanakan di Point Mugu Sea Range, di California pada Juli 2026, dan sukses mengenai kapal simulasi yang telah disiapkan.
Namun USN tidak mengungkapkan varian rudal, jarak tembak, karakteristik target, atau geometri penembakan, serta jenis kapal yang menjadi target.
Uji pengembangan ini guna memvalidasi HCDS sebagai rudal pertahanan pantai bergerak yang mampu melindungi jalur air strategis sekaligus berpotensi memungkinkan pasukan AS untuk mengancam kapal perang musuh dari pantai.
Pencapaian ini sangat relevan dengan operasi di Indo-Pasifik, di mana rudal antikapal berbasis darat dapat memperkuat penolakan akses laut di sekitar pulau, pangkalan angkatan laut, dan titik-titik strategis maritim yang mungkin digunakan oleh angkatan laut China.
Harpoon Block ll
Meskipun belum diungkapkan oleh USN, HCDS diperkirakan menggunakan platform Harpoon Block II yang diproduksi oleh Boeing.
Harpoon Block II merupakan rudal jelajah antikapal segala cuaca, yang dilengkapi navigasi inersia berbantuan GPS dan pencari radar aktif untuk melakukan serangan di luar cakrawala terhadap target maritim, termasuk di lingkungan pesisir yang kompleks.
Rudal dengan panjang 4,6 m dan diameter 34 cm ini dilengkapi dengan hulu ledak berdaya ledak tinggi 221 kg.
Pada fase akhir, Harpoon sanggup terbang rendah di atas permukaan laut dan meluncur dengan kecepatan subsonik tinggi, sekitar 850 km/jam, sehingga kehadirannya sulit dicegat lawan. (RBS)
