Inggris Akui Secara Terbuka Pasok 150.000 Drone Jet ke Ukraina di Tahun 2026

Drone kamikaze Nyan OWE Angkatan Laut InggrisRoyal Navy
Drone kamikaze Nyan OWE Angkatan Laut Inggris.

AIRSPACE REVIEW – Inggris secara terbuka mengumumkan komitmen militer berskala besar untuk Ukraina. London akan mendistribusikan setidaknya 150.000 unit drone dari berbagai spesifikasi sepanjang tahun 2026.

Pengumuman ini berbarengan dengan perubahan sikap signifikan dari pemerintah dan media Inggris. Mereka kini mengonfirmasi penggunaan drone bertenaga jet buatan Inggris oleh militer Ukraina untuk menghantam sasaran strategis di dalam wilayah Rusia.

Pengakuan publik ini menandai berakhirnya periode sensor diri dan pembatasan narasi politik London.

Sebelumnya, langkah menyembunyikan keterlibatan teknologi serangan jarak jauh dilakukan untuk menghindari eskalasi geopolitik.

Drone Jet Serang Bernama Nyan

Laporan The Times menyebutkan militer Ukraina telah mengoperasikan drone jet serang bernama Nyan secara aktif. Operasional drone ini sudah berlangsung selama kurang lebih enam bulan terakhir.

Drone berteknologi siluman tersebut diproduksi oleh perusahaan Callen-Lenz, bagian dari raksasa pertahanan BAE Systems.

Pesawat nirawak ini dirancang dengan bentang sayap 2,9 m serta bobot lepas landas melebihi 75 kg.

Sistem peluncurannya menggunakan ketapel khusus dengan kemampuan mengangkut muatan taktis hingga 20 kg. Jangkauan jelajah drone Nyan dilaporkan mampu menembus lebih dari 250 km.

Baca di Sini: Mengenal Nyan OWE: Drone kamikaze turbojet terbaru andalan Royal Navy

Drone ini juga dibekali kemampuan presisi untuk bernavigasi di tengah gangguan sinyal GPS.

Selain menjadi penyerang mandiri, drone Nyan kerap difungsikan sebagai umpan (decoy) untuk memancing serta memetakan posisi pertahanan udara musuh.

Efektivitas operasinya diperkuat oleh transfer hak kekayaan intelektual sistem perang elektronik Stone Cloak dari Inggris ke Ukraina. Langkah ini meningkatkan survivabilitas drone di wilayah konfrontasi intensif.

Drone Misterius Lainnya

Selain drone Nyan, laporan intelijen juga mengungkap keterlibatan jenis drone misterius buatan Inggris lainnya. Drone tersebut memiliki daya jangkau ekstrem hingga kedalaman 960 km di dalam wilayah Rusia.

Detail teknis dan nama resminya masih dirahasiakan oleh pihak militer. Penggunaan peluncur ketapel mengindikasikan bahwa drone jarak jauh ini memiliki rancangan struktur yang efisien dan berukuran sedang.

Desain ini berbeda dari drone berat konvensional yang biasanya memerlukan landasan pacu penuh atau roket pendorong (jet booster). Pengoperasiannya pun menjadi lebih fleksibel di lapangan.

Komitmen pasokan 150.000 drone baru dan pengakuan terbuka ini melanjutkan jejak bantuan persenjataan Inggris di Ukraina.

Langkah tersebut memperpanjang deretan penggunaan teknologi udara seperti drone Banshee Jet 80+ buatan QinetiQ yang telah dikerahkan sejak awal 2024. (RW)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *