Meriam howitzer Bohdana-BG 155 mm Ukraina dilengkapi “panggangan barbekyu” untuk pertahanan diri terhadap drone
50th Artillery Brigade AIRSPACE REVIEW – Meriam howitzer tarik 2P22 Bohdana-BG 155 mm buatan Ukraina telah mulai beroperasi di Brigade Artileri Terpisah ke-50. Fitur penting baru dari howitzer ini adalah penambahan perlindungan antidrone khusus yang disebut “barbecue grills” atau panggangan barbekyu.
Keberadaan perlindungan ini dipublikasikan oleh komunitas Ukraina NIP Tysk dalam foto-foto dari latihan brigade tersebut.
Belum jelas apakah sistem perlindungan itu dipasang di pabrik atau, seperti kebanyakan solusi serupa, ditambahkan kemudian oleh unit itu sendiri atau oleh tim perbaikan.
Desain howitzer memberikan perlindungan untuk bagian artilerinya dari depan, atas, dan samping. Meski demikian, bagian laras tetap terbuka karena persyaratan penggunaannya.
Barbecue grills merupakan upaya untuk melindungi bagian paling berharga dari sistem yang ditarik terhadap drone, yang saat ini merupakan salah satu sarana serangan utama di medan perang.
Industri pertahanan Ukraina terus memproduksi sistem persenjataan dalam negerinya. Saat ini dilaporkan, tingkat produksi Bohdana-BG telah mencapai angka 40 unit per bulan.
Penggunaan sistem perlindungan panggangan barbekyu secara konsep dan bentuk mirip dengan cope cage yang pertama kali dipopulerkan oleh Rusia di pasukan tank-nya pada awal perang tahun 2022. Inovasi tersebut sempat mendapat ejekan, namun kini malah banyak diadopsi oleh berbagai negara.
Fungsi utama dari keduanya adalah untuk memaksa hulu ledak High-Explosive Anti-Tank (HEAT) pada drone FPV atau rudal agar meledak sebelum menyentuh lapisan utama kendaraan.
Sistem perlindungan ini juga dapat menahan atau memantulkan drone kamikaze yang terbang rendah agar tidak langsung menghantam bagian mekanik yang sensitif.
Sementara perbedaannya, bila pada tank Rusia cope cage dipasang di atas kubah (turet) untuk menangkis serangan vertikal seperti rudal Javelin, pada Bohdana-BG jaring ini melindungi sistem recoil dan mekanisme pengarah.
Bagian tersebut sangat presisi dan jika terkena serpihan kecil saja, meriam tidak bisa menembak dengan akurat atau bahkan macet total.
Fungsi lainnya adalah memberikan perlindungan bagi kru yang mengoperasikan tuas pengisian dan pembidikan di samping meriam. (RNS)
