TNI AL Godok Rencana Pembentukan Batalion Sniper dan Penambahan Alutsista Marinir
Pasmar 1AIRSPACE REVIEW – Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali bersama Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letnan Jenderal TNI (Mar) Endi Supardi menggelar rapat internal untuk membahas rencana strategis pengembangan matra, termasuk pembentukan Batalion Sniper serta penambahan alat utama sistem senjata (alutsista).
Berdasarkan siaran pers resmi Korps Marinir, pembahasan tersebut dilangsungkan melalui video conference pada Senin (12/10).
Pangkormar beserta jajaran pejabat tinggi Korps Marinir mengikuti jalannya rapat langsung dari Mako Pusat Latihan Pertempuran (PLP) 4 Marinir Purboyo, Malang Selatan.
Langkah strategis ini diambil sebagai bagian dari upaya komprehensif dalam mempersiapkan serta meningkatkan kapabilitas tempur Korps Marinir TNI AL.
Brigande Infanteri Baru
Selain fokus pada pasukan penembak jitu dan modernisasi alutsista, agenda rapat juga mencakup rencana validasi organisasi melalui pembentukan satuan Brigade Infanteri (Brigif) Marinir baru di sejumlah wilayah kepulauan strategis Indonesia guna memperkuat postur pertahanan nasional.
Info Lainnya: Perusahaan Rusia Dyagterev luncurkan senapan sniper Kord-338LM untuk pasar global
Kendati demikian, pihak Korps Marinir belum merinci secara detail terkait proses pembangunan Batalion Sniper, lokasi penempatan satuan, maupun jenis dan jumlah alutsista baru yang akan didatangkan.
Kepala Dinas Penerangan Korps Marinir Kolonel (Mar) Rana Karyana menyatakan rencana tersebut masih berada dalam tahap pengkajian internal. (PN)
