Prototipe Ketiga Yak-130M Rusia Terbang Perdana, Siap Diekspor ke Vietnam pada 2028

Prototipe ketiga Yak-130M RusiaUAC
Prototipe ketiga Yak-130M Rusia.

AIRSPACE REVIEW – Prototipe ketiga Yakovlev Yak-130M dengan nomor registrasi 137 sukses melakukan penerbangan perdananya. Pesawat lepas landas dari Pabrik Penerbangan Irkutsk di Siberia dengan pilot uji Oleg Mutovin dan Alexander Guskov.

UAC (United Aircraft Corporation), batian dari Rostec, mengatakan penambahan pesawat uji ini akan membantu menyelesaikan uji coba tepat waktu dan memulai pengiriman pada tahun 2028.

Perusahaan tidak menyebutkan tanggal penerbangan tersebut, hanya mengatakan semua sistem bekerja normal dan awak pesawat menyelesaikan seluruh rencana penerbangan.

Versi Tempur Canggih

Yak-130M merupakan varian upgrade dari pesawat latih Yak-130 standar yang digunakan mencetak pilot untuk menerbangkan jet tempur generasi ke-4,5 dan ke-5 Rusia.

Yak-130M mempertahankan kerangka pesawat dan mesin yang sama tetapi menambahkan peralatan khusus untuk mengubahnya menjadi pesawat tempur ringan.

Versi baru ini membawa perlengkapan canggih berupa radar BRLS-130R, rangkaian komunikasi KSS-130, pod SOLT-130K yang menggabungkan kamera.

Perangkat lainnya termasuk pencitra termal, dan penunjuk laser, serta sistem perlindungan diri President-S130 dalam sebuah pod.

Baca di Sini: Dilengkapi Perangkat Baru, Yak-130M Rusia Efektif Memburu Drone Musuh

Jet bermesin ganda ini dapat membawa berbagai macam senjata berpemandu dan tidak berpemandu, beroperasi di siang dan malam hari serta dalam kondisi cuaca apa pun.

Selain untuk serangan darat, Yak-130M juga memiliki kemampuan sebagai pesawat pemburu drone dengan menggunakan kanon atau rudal antipesawat jarak dekat.

Diekspor ke Vietnam

Yakovlev pertama kali memamerkan Yak-130M dalam bentuk maket pada Forum Army-2024 di dekat Moskow. Prototipe pertama melakukan penerbangan perdananya pada 25 Juni 2026.

Menjadi pelanggan ekspor pertama Yak-130M adalah Vietnam. Hal ini diungkapkan oleh kepala Pabrik Penerbangan Irkutsk, Andrei Soynov, saat kunjungan Vladimir Putin ke Vietnam pada Juli 2026, dengan penandatangan kontrak untuk 18 pesawat.

Angkatan Udara Vietnam sendiri telah mengoperasikan selusin versi Yak-130 standar yang dipesan tahun 2019, dua diantara jatuh pada November 2024 dan Januari 2026. (RBS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *