ASELSAN Bangun Pabrik Alutsista di Azerbaijan dan Pasok Radar AESA
AselsanAIRSPACE REVIEW – Perusahaan pertahanan asal Turkiye, ASELSAN, memperkuat kemitraan strategisnya dengan Azerbaijan melalui penandatanganan dua kesepakatan penting dalam pameran Azerbaijan International Defence Exhibition (ADEX 2026) di Baku pada Rabu, 30 September 2026.
Kesepakatan tersebut mencakup rencana pendirian fasilitas produksi alutsista strategis di Nakhchivan serta kerja sama pengadaan sistem radar pengawas udara AESA multifungsi jenis ALP 100 untuk Angkatan Udara Azerbaijan.
Langkah ini menandai fase baru dalam memperluas kapabilitas industri manufaktur pertahanan domestik Azerbaijan serta mempercepat proses transfer teknologi antar kedua negara.
Melalui kerja sama antara ASELSAN, ASELSAN BAKÜ LLC, dan NOVASIS LLC, fasilitas produksi di Nakhchivan dirancang untuk memfasilitasi transfer teknologi manufaktur tingkat lanjut.
Pabrik ini nantinya akan memproduksi munisi presisi dan alutsista unggulan ASELSAN, termasuk Perangkat Pemandu Laser (LGK), amunisi berpemandu presisi TOLUN, serta sistem pertahanan udara KORKUT.
Amunisi untuk Drone dan Jet Tempur
Selain memperkuat infrastruktur industri pertahanan lokal dan melatih tenaga kerja terampil, kemitraan ini bertujuan untuk mengintegrasikan amunisi produksi domestik pada armada drone tempur, jet tempur, serta pesawat latih yang dioperasikan oleh militer Azerbaijan.
Presiden dan CEO ASELSAN, Ahmet Akyol, menegaskan penandatanganan perjanjian ini merupakan wujud komitmen bersama dalam memperkuat stabilitas kawasan dan membangun kemandirian industri pertahanan Azerbaijan.
Selain menandatangani kerja sama industri dan kesepakatan radar ALP 100, ASELSAN juga memamerkan beragam portofolio teknologi pertahanan udara dan darat di ADEX 2026, seperti sistem pertahanan udara KORKUT 100/25, sistem elektro-optik ASELFLIR 600, sistem perang elektronik KORAL, serta keluarga radar MURAD dan FULMAR.
Komitmen mendalam ini mempertegas rekam jejak panjang ASELSAN yang didirikan sejak 1975 sebagai raksasa industri pertahanan utama Turkiye dengan dukungan lebih dari 14.000 tenaga ahli serta jangkauan ekspor ke lebih dari 97 negara.
Melalui penguatan fasilitas lokal di Baku hingga ekspansi baru di Nakhchivan, kolaborasi ini tidak hanya memodernisasi alutsista Angkatan Bersenjata Azerbaijan secara berkelanjutan, tetapi juga memperkokoh poros kekuatan teknologi militer strategis antara Ankara dan Baku di kawasan Kaukasus. (PN)
