Sambut 25 Tahun Misi JAWBREAKER, CIA Kembalikan Warna Asli Heli Mi-8MTV di Langley
CIAAIRSPACE REVIEW – Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat (CIA) secara resmi merampungkan proses restorasi penuh terhadap helikopter legendaris yang membawa tim pertama Amerika Serikat melintas ke Afganistan pascaserangan 11 September 2001.
Heli buatan Rusia yang dipajang di halaman Kantor Pusat CIA di Langley, Virginia tersebut kini dikembalikan ke skema warna dan pola kamuflase aslinya saat menjalankan misi sejarah pada 2001 silam guna menyambut peringatan 25 tahun keberangkatan misi tersebut.
Meskipun CIA secara resmi menyebut armada tersebut sebagai Mi-17, mantan perwira operasi paramiliter CIA, Ronald Moeller, mengklarifikasi di media sosial bahwa helikopter medium tersebut secara teknis merupakan varian Mi-8MTV, yang merupakan basis domestik dari versi ekspor Mi-17.
Jejak Sejarah Krusial
Helikopter berkode buntut 91101 tersebut memiliki rekam jejak sejarah yang amat krusial dalam panggung intelijen dan militer Amerika Serikat.
Pada 26 September 2001, hanya 15 hari setelah tragedi 9/11, helikopter ini menerbangkan tujuh perwira CIA dari tim berkode JAWBREAKER di bawah pimpinan veteran Gary Schroen, bersama tiga awak udara dan dua mitra lokal, melintasi Lembah Panjshir di Afganistan.
Pemilihan platform buatan Soviet oleh CIA pada dekade 1990-an dilakukan agar penerbangan intelijen tersebut tidak memicu kecurigaan di wilayah konflik.
Hal itu karena kelompok Aliansi Utara maupun Taliban menggunakan jenis helikopter serupa, di samping keandalan mesinnya menembus Celah Anjuman pada ketinggian 4.400 meter di atas permukaan laut.
300 Misi Intelijen di Afganistan
Sepanjang masa bakti operasionalnya hingga penerbangan terakhir pada 2012, helikopter ini mencatatkan lebih dari 300 misi tempur dan intelijen di Afganistan sebelum akhirnya dipensiunkan dan dijadikan pameran tetap di markas CIA sejak September 2019.
Proses restorasi menyeluruh yang berlangsung selama setahun terakhir ini mencakup penutupan celah badan pesawat (fuselage), pemulihan cat akibat paparan cuaca ekstrim di luar ruangan, serta penulisan kembali tanda panggil “607” yang merujuk pada pilot asal Afganistan yang menerbangkan misi perdana JAWBREAKER tersebut.
Kehadiran helikopter ini di Markas Besar CIA menjadi simbol fisik utama yang mengabadikan fase awal penggelaran kekuatan intelijen AS di Afganistan, di mana Tim JAWBREAKER membawa uang tunai jutaan dolar untuk menggalang serta mendanai milisi Aliansi Utara dalam upaya menumbangkan rezim Taliban.
Pemulihan skema warna asli serta penulisan kembali tanda panggil pilot lokal pada badan heli bukan sekadar pemeliharaan aset museum, melainkan penghormatan terhadap dedikasi serta kerja sama lintas kedaulatan yang menandai dimulainya kampanye militer dan intelijen Amerika Serikat di kawasan tersebut selama lebih dari satu dekade. (RW)
