Kecelakaan Kedua dalam 5 Hari, F-16 USAF Jatuh di Pangkalan Udara Spangdahlem Jerman

Pesawat F-16 USAF di Spangdahlem Air Base JermanUSAF
Pesawat F-16 USAF di Spangdahlem Air Base Jerman.

AIRSPACE REVIEW – Sebuah jet tempur F-16 Fighting Falcon milik Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) jatuh saat menjalankan misi penerbangan lokal di Jerman pada 22 September 2026. Pilot pesawat dilaporkan selamat setelah berhasil melakukan ejeksi menggunakan kursi pelontar (ejection seat).

Pesawat tempur tersebut berasal dari Skadron Tempur ke-480 di bawah naungan Wing Tempur ke-52 yang berbasis di Pangkalan Udara Spangdahlem.

Pesawat jatuh di area dalam pangkalan yang terletak di wilayah Eifel, Jerman barat, sekitar pukul 14.30 waktu setempat.

Penyebab Kecelakaan Sedang Diselidiki

USAF menyatakan penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan, sementara tim tanggap darurat langsung dikerahkan ke lokasi.

Foto-foto yang beredar di media sosial serta media lokal memperlihatkan puing-puing jet tempur yang hangus, termasuk bagian mesin yang terpisah di tengah sebaran bangkai pesawat.

Insiden ini menjadi kecelakaan F-16 kedua yang dialami USAF dalam kurun waktu lima hari.

Sebelumnya, sebuah F-16 milik Skadron Tempur ke-149 Texas Air National Guard juga jatuh saat menjalankan misi latihan di Michigan pada 17 September 2026. Pilot selamat usai melontarkan diri.

Wing Tempur ke-52 mengoperasikan satu skadron F-16 yang memiliki peran khusus Wild Weasel untuk menekan dan menghancurkan sistem pertahanan udara musuh (Suppression of Enemy Air Defenses/SEAD).

Skadron Tempur ke-480 yang ditempatkan secara permanen di Spangdahlem sebagai bagian dari U.S. Air Forces in Europe (USAFE) ini mengoperasikan lebih dari dua lusin jet F-16. (PN)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *