Jet Tempur F-35A Pertama Pesanan Jerman Sukses Terbang Perdana di AS

F-35A pertama pesanan Jerman terbang perdanaLockheed Martin
F-35A pertama pesanan Jerman terbang perdana.

AIRSPACE REVIEW – Jet tempur siluman generasi kelima F-35A Lightning II pertama pesanan Angkatan Udara Jerman (Luftwaffe) berhasil melangsungkan penerbangan perdananya di fasilitas Lockheed Martin di Fort Worth, Texas, Amerika Serikat, pada 8 September 2026.

Pesawat bernomor ekor 35+01 dengan kode produksi MG-01 tersebut resmi menjadi F-35 Jerman pertama yang mengudara.

Penerbangan ini menandai tonggak sejarah penting dalam program modernisasi Luftwaffe sekaligus dimulainya fase evaluasi sistem kontrol penerbangan, mesin, avionik, sensor, dan peralatan misi sebelum diserahterimakan secara resmi.

Pemerintah Jerman memesan sebanyak 35 unit F-35A untuk menggantikan armada jet tempur Panavia Tornado yang telah memperkuat Luftwaffe sejak era 1980-an dan kini mendekati masa purna tugas.

Keputusan akuisisi pesawat tempur siluman buatan Amerika Serikat ini diambil Berlin pada 2022 guna memperkuat kapabilitas tempur udara masa depan di lingkungan NATO.

Penggantian jet Tornado dengan F-35A memiliki nilai strategis tinggi, khususnya terkait komitmen Jerman dalam misi berbagi nuklir (nuclear sharing) NATO.

Peran Pencegahan Nulkir

F-35A dipilih secara khusus karena kemampuannya mengemban peran pencegahan nuklir aliansi, termasuk integrasi pengangkutan bom nuklir taktis B61-12.

Sebagai platform multiperan berbasis jaringan, F-35A membawa transformasi signifikan bagi Luftwaffe dibanding jet konvensional.

Pesawat ini menggabungkan fitur siluman, peperangan elektronik, sensor canggih, serta kemampuan memproses dan mendistribusikan data medan tempur secara waktu nyata kepada unit militer sekutu.

Peluncuran resmi (rollout) F-35A pertama Jerman dijadwalkan berlangsung pada 18 September 2026 di AS.

Info Lainnya: General Atomics menawarkan Gambit sebagai pesawat loyal wingman bagi F-35A kepada Jerman

Pada tahap awal, delapan unit F-35A pertama akan tetap disiagakan di Amerika Serikat untuk mendukung program pelatihan intensif bagi pilot dan awak pemeliharaan Luftwaffe.

Pengiriman F-35A perdana ke tanah Jerman dijadwalkan mulai berlangsung pada 2027.

Seluruh armada baru ini nantinya akan bermarkas di Pangkalan Udara Büchel di bawah kendali Taktisches Luftwaffengeschwader 33, dengan target pencapaian kemampuan operasional awal (Initial Operational Capability/IOC) pada 2028. (RW)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *