Komponen Barat Masih Mengalir ke Rudal Rusia, Intelijen Ukraina Desak Perketat Sanksi

Rusia perlihatkan rudal hipersonik Zircon untuk pertama kalinyaRussian MoD
Rusia perlihatkan rudal hipersonik Zircon untuk pertama kalinya.

AIRSPACE REVIEW – Intelijen Pertahanan Ukraina (DIU) memublikasikan data mengenai 155 perusahaan yang berada di bawah naungan induk usaha JSC Ruselectronics asal Russia.

Data tersebut dirilis melalui portal War & Sanctions pada bagian Industri Militer Agresor.

Ruselectronics merupakan bagian dari korporasi negara Rostec yang mengoperasikan berbagai perusahaan spesialis serta lembaga penelitian di seluruh Russia.

Holding ini memproduksi komponen radio-elektronik, peralatan komunikasi, sistem kendali otomatis, komputasi, hingga perangkat perang elektronik (EW).

Komponen buatan Ruselectronics digunakan luas pada berbagai alutsista Russia, termasuk rudal balistik, rudal jelajah, drone, radar, serta sistem komunikasi penerbangan.

Di antaranya, komponen tersebut terintegrasi pada proses produksi rudal balistik 9M723 untuk sistem Iskander-M dan rudal hipersonik 3M22 Zircon.

Beberapa fasilitas yang terlibat meliputi JSC Scientific Research Institute GIRICOND pembuat precision potentiometer untuk Zircon, serta JSC NICEVT yang memproduksi unit pemroses data penerbangan rudal Iskander.

Selain itu, terdapat JSC Scientific and Production Enterprise INTEGRAL-V yang memproduksi transformer khusus untuk rudal 9M723.

Belum Berdampak Signifikan

DIU mencatat bahwa JSC INTEGRAL-V hingga saat ini belum dijatuhi sanksi oleh negara mana pun yang tergabung dalam koalisi sanksi internasional.

Secara keseluruhan, hampir separuh dari 155 entitas Ruselectronics dalam daftar tersebut masih terbebas dari sanksi internasional.

Info Lainnya: Bedah teknologi rudal hipersonik CPS pada USS Zumwalt: Masih kalah dari rudal Zircon Rusia?

Meskipun beberapa fasilitas seperti GIRICOND dan NICEVT telah masuk daftar sanksi, pembatasan tersebut dinilai belum berdampak signifikan terhadap volume produksi rudal Russia.

DIU menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap rantai pasok agar komponen, perangkat lunak, dan bahan baku kritis tidak jatuh ke tangan perantara asing yang terhubung dengan industri pertahanan Russia.

Sebelumnya, spesialis Ukraina juga menemukan penggunaan modul komputasi NVIDIA Jetson Orin pada rudal jelajah berbasis udara terbaru milik Russia, S-71M Monochrom. (ON)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *