Krisis Kebakaran Hutan di Serbia, Rusia Kerahkan Pesawat Pemadam Terbesar Il-76P

Pesawat pemadam kebakaran terbesar di dunia Il-76P RusiaWikimedia
Pesawat pemadam kebakaran terbesar di dunia Il-76P Rusia.

AIRSPACE REVIEW – Rusia telah mengerahkan salah satu pesawat pemadam kebakaran terbesar di dunia, Ilyushin Il-76P milik Kementerian Situasi Darurat Rusia, untuk membantu Serbia mengatasi gelombang kebakaran hutan hebat yang menghanguskan ribuan hektar lahan.

Misi ini menarik perhatian dunia internasional bukan hanya karena kapasitas raksasa armada tersebut, melainkan juga karena armada kemanusiaan ini berhasil mendapatkan izin khusus untuk melintasi wilayah udara Bulgaria.

Bulgaria adalah negara anggota Uni Eropa dan NATO, yang menerapkan sanksi penutupan ruang udara bagi pesawat Rusia akibat konflik Ukraina.

Jatuhkan 168 Ton Air dalam Satu Hari Operasi

Media melaporkan, pesawat Il-76P Rusia mendarat di kota Niš, Serbia, pada 19 Agustus 2026 dan langsung beroperasi memadamkan kobaran api yang melahap cagar alam Deliblatska Peščara.

Medan berpasir serta cuaca yang sangat panas dan kering, ditambah tiupan angin kencang, sempat menyulitkan tim pemadam darat hingga api dengan cepat menyebar dan meluas ke sekitar 3.500 hektar.

Untuk menanggulangi skala bencana yang begitu besar, Il-76P menunjukkan efektivitasnya dengan menjatuhkan sebanyak 168 ton air hanya dalam satu hari operasi, yang terbagi di wilayah Deliblatska Peščara dan kawasan Stolovi.

Langkah Serbia meminta bantuan armada udara Rusia diambil karena krisis alat pemadam berkapasitas besar di Eropa.

Musim panas tahun 2026 memicu kebakaran hutan secara simultan di berbagai negara Eropa, sehingga sumber daya pemadam udara Uni Eropa berada di bawah tekanan berat.

Komisi Eropa Pertanyakan Langkah Beograd

Meski Komisi Eropa sempat mempertanyakan keputusan Beograd yang berpaling ke Moskow, Uni Eropa kemudian turut mengaktifkan Mekanisme Perlindungan Sipil untuk mengirimkan empat helikopter Sikorsky UH-60 Black Hawk dari Rumania, Slovakia, dan Republik Ceko, serta tim darat dari Jerman.

Operasi bersama ini menciptakan pemandangan yang langka di mana aset dari Rusia serta negara-negara Uni Eropa beroperasi bersisian di langit Serbia.

Info Lainnya: Prancis mengerahkan pesawat pemadam kebakaran Airbus A400M untuk pertama kalinya

Kombinasi armada ini terbukti efektif. Helikopter Eropa memberikan presisi tinggi di titik-titik medan yang sulit, sementara pesawat angkut empat mesin Il-76P Rusia menyiramkan volume air yang sangat massif dalam sekali melintas.

Kejadian ini sekaligus mencerminkan posisi politik luar negeri Serbia yang fleksibel, di mana negara tersebut tetap menjalin hubungan dekat dengan Rusia tanpa menerapkan sanksi barat, seraya terus melanjutkan proses integrasinya menuju keanggotaan Uni Eropa. (PN)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *