Dua Fregat Peluncur Rudal Kalibr Rusia Dilaporkan Rusak Parah Akibat Serangan Ukraina

Dua fregat Rusia hancur akibat serangan UkrainaVia Militarnyi
Dua fregat Rusia hancur akibat serangan Ukraina.

AIRSPACE REVIEW – Dua kapal fregat peluncur rudal Kalibr dari Armada Laut Hitam Rusia, yakni Admiral Makarov dan Admiral Essen, dilaporkan rusak parah akibat serangan Ukraina.

Serangan yang dilancarkan militer Ukraina ke pangkalan angkatan laut di Novorossiysk pada 12 Agustus 2026 tersebut menghantam komponen vital kedua kapal, terutama pada sistem Peluncur Vertikal Universal (UKSK) 3S14, seperti dilaporkan Militarnyi.

Peluncur tersebut selama ini menjadi andalan Rusia dalam melancarkan serangan rudal jelajah Kalibr ke berbagai target strategis di wilayah Ukraina.

Dugaan Kerusakan Fatal

Berdasarkan analisis mendalam dari citra satelit yang dirilis oleh situs intelijen sumber terbuka (OSINT) Absolutely Reliable Source, tingkat kerusakan fisik yang dialami kedua kapal perang kelas Proyek 11356R Burevestnik tersebut tergolong sangat fatal.

Pada kapal Admiral Essen, titik hantaman berada di bagian haluan yang mengakibatkan deformasi struktur geladak serta menghancurkan modul delapan sel sistem peluncur rudal.

Tak hanya sistem persenjataan utama yang hancur, ledakan tersebut juga merusak sistem kendali dan informasi tempur Trebovanie-M yang merupakan otak dari pengoperasian taktis kapal tersebut.

Kondisi yang tak kalah kritis dialami oleh kapal Admiral Makarov, yang memegang peran sangat penting sebagai kapal bendera (flagship) Armada Laut Hitam Rusia menggantikan kapal penjelajah Moskva yang telah tenggelam sebelumnya.

Baca di Sini: Perkuat Armada Laut Hitam, Kemhan Rusia Terima Fregat Admiral Makarov

Serangan mendadak tersebut menghantam tepat di area tempat instalasi peluncur vertikal berada, hingga memicu sekunder ledakan internal yang membakar habis tabung-tabung peluncur UKSK 3S14.

Selain kehancuran pada kompartemen peluncuran rudal, Admiral Makarov juga mengalami kerusakan berat pada berbagai peralatan elektronik canggihnya, termasuk array radar pemantau, sistem peperangan elektronik (EW), serta perangkat komunikasi tempur.

Pukulan Telak Bagi Rusia

Meskipun laporan mengenai kerusakan kedua fregat ini sebelumnya telah diumumkan secara resmi oleh Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina dan dikonfirmasi langsung oleh Presiden Volodymyr Zelensky, publikasi bukti visual terbaru dari citra satelit ini menjadi indikasi pertama yang memperlihatkan betapa masifnya dampak kehancuran yang terjadi.

Kehilangan fungsi operasional dari Admiral Makarov dan Admiral Essen dalam waktu bersamaan secara langsung melumpuhkan sebagian besar kekuatan gempur jarak jauh milik Angkatan Laut Rusia di kawasan tersebut.

Para pakar militer seperti diberitakan media Ukraina memperkirakan, kerusakan pada struktur kapal dan sistem elektronik rumit tersebut tidak dapat diperbaiki dalam waktu singkat.

Kedua kapal fregat tersebut membutuhkan proses perbaikan dan perombakan total di galangan kapal yang diperkirakan memakan waktu setidaknya satu tahun atau lebih sebelum bisa dinyatakan siap tempur kembali.

Kerugian ini menjadi pukulan telak bagi strategi militer Moskow di Laut Hitam, mengingat dari tiga kapal fregat kelas Burevestnik yang dimiliki Rusia, satu-satunya kapal tersisa yaitu Admiral Grigorovich saat ini berada jauh di wilayah Laut Baltik dan tidak dapat dikerahkan ke Laut Hitam dalam waktu dekat. (ON)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *