Sayap Miring Cium Landasan, Jet F-15 Jepang Mengalami Insiden di Bandara Naha

F-15J JepangTBS
Pesawat F-15J Jepang mengalami insiden di Bandara Naha, Okinawa.

AIRSPACE REVIEW – Sebuah jet tempur F-15 milik Angkatan Udara Bela Diri Jepang (JASDF) mengalami insiden saat mendarat di Bandara Naha, Okinawa, pada Selasa (18/8). Peristiwa mencekam yang terjadi sesaat sebelum pukul 13.00 waktu setempat di Landasan Pacu B tersebut sempat memicu kekhawatiran sebelum akhirnya dipastikan tidak memakan korban jiwa.

Insiden bermula ketika jet F-15J berkursi tunggal tersebut melakukan proses pendaratan di pangkalan udara strategis tersebut.

Saat menyentuh landasan, pesawat mendadak miring ke satu sisi hingga sayap kirinya mendekati tanah dan terhenti melintang di garis tengah.

Beruntung, pilot jet F-15 tersebut berhasil keluar dari kokpit dengan selamat tanpa mengalami cedera sedikit pun.

Laporan resmi juga memastikan tidak ada korban luka di area sekitar, serta tidak ditemukan kerusakan pada fasilitas sipil maupun pesawat komersial yang berada di lokasi.

Dugaan Kerusakan pada Roda Pendaratan

Meskipun laporan awal sempat menyebutkan adanya dugaan tanda-tanda kebakaran di area belakang jet tempur, rekaman gambar dari stasiun televisi lokal Jepang tidak menunjukkan bukti adanya api pada mesin.

Dugaannya kini mengarah pada kerusakan mekanis pada sistem roda pendaratan. Faktor-faktor penyebab sesungguhnya tengah diselidiki secara mendalam oleh pihak berwenang.

Insiden tersebut berdampak langsung pada kelancaran penerbangan di Bandara Naha karena fasilitas ini berfungsi ganda (joint-use) untuk kebutuhan militer Pasukan Bela Diri Jepang dan penerbangan sipil. Landasan Pacu B pun terpaksa ditutup sementara untuk proses evakuasi dan pengamanan lokasi.

Info Lainnya: Nah lho, untuk pertama kalinya drone intai siluman WZ-10 China dicegat oleh F-15J Jepang di Laut Cina Timur

Meskipun operasional lepas landas dan pendaratan sebagian dapat dialihkan ke landasan pacu kedua, berkurangnya kapasitas operasional bandara tetap menyebabkan kedatangan pesawat komersial mengalami penundaan (delay) hingga sekitar satu jam sepuluh menit sepanjang siang hari.

Tim militer JASDF segera mengerahkan derek dan kendaraan pengangkut berat untuk mengangkat jet tempur tersebut agar landasan dapat dibersihkan dan digunakan kembali secara normal.

Salah Satu Bandara Paling Sibuk di Jepang

Bandara Naha memegang peran sangat vital dalam peta pertahanan udara Jepang. Berlokasi di wilayah barat daya, pangkalan ini berada dekat dengan kawasan sensitif seperti Laut China Timur dan Taiwan.

Armada F-15J merupakan tulang punggung struktur pertahanan Jepang yang digunakan dalam menjalankan misi peringatan dini, intersepsi, dan respons cepat terhadap pergerakan pesawat asing di kawasan perbatasan.

Selain fungsinya yang vital bagi militer, keberadaan Bandara Naha sebagai salah satu pintu masuk paling sibuk di Jepang membuat ketersediaan landasan pacu menjadi sangat krusial untuk menghindari kelumpuhan arus penumpang komersial.

Kejadian ini juga menjadi sorotan karena terjadi hanya beberapa minggu setelah insiden F-15 JASDF lainnya yang terpaksa melakukan pendaratan darurat akibat masalah sistem hidrolik.

Kendati demikian, otoritas setempat menegaskan belum ada bukti bahwa kedua peristiwa teknis tersebut saling berkaitan.

Saat ini, pihak berwenang Jepang masih terus memeriksa tingkat kerusakan pada struktur jet F-15 tersebut guna menentukan apakah pesawat tempur itu masih layak diperbaiki dan dikembalikan ke dalam masa tugas pertahanan udara nasional. (PN)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *