Rusia meluncurkan kapal selam serang nuklir Ulyanovsk, unit keenam kelas Yasen-M

Kapal selam serang nuklir Ulyanovsk RusiaUSC
Kapal selam serang nuklir Ulyanovsk Rusia.

AIRSPACE REVIEW – Galangan kapal Sevmash milik United Shipbuilding Corporation (USC) Rusia telah mengadakan upacara pemindahan kapal selam bertenaga nuklir serbaguna Ulyanovsk dari aula konstruksinya.

Sevmash yang berbasis di kota Severodvinsk di Laut Putih, Rusia utara ini telah menjadi pembangun utama kapal selam nuklir negara itu selama beberapa dekade dan tetap menjadi satu-satunya galangan kapal yang saat ini memproduksi kelas ini.

Ulyanovsk sendiri adalah kapal selam keenam yang dibangun dalam kelas Yasen, secara resmi dikenal sebagai Proyek 885M.

Kapal selam canggih ini dirancang untuk menyerang target di darat dan di laut dengan rudal jelajah sekaligus memburu kapal dan kapal selam musuh, menjadikannya salah satu kapal paling mumpuni dalam persenjataan Angkatan Laut Rusia saat ini.

Bergabung Dengan Armada Utara

Dengan selesainya fase konstruksi, selanjutnya Ulyanovsk akan melakukan uji coba laut untuk menguji propulsi, navigasi, sistem senjata, dan kemampuan menyelam dalam di bawah kondisi laut nyata.

Panglima Angkatan Laut Rusia Alexander Moiseyev yang menghadiri upacara tersebut, mengkonfirmasi bahwa kapal selam Ulyanovsk nantinya akan bergabung dengan Armada Utara Rusia, komando angkatan laut yang bertanggung jawab untuk mempertahankan jalur Arktik dan Atlantik Utara Rusia.

Baca Juga: Rusia mengalokasikan lebih dari 98 miliar USD untuk pengembangan angkatan laut dalam 10 tahun ke depan

Saat ini terdapat lima kapal selam, satu versi utama Yasen dan empat Yasen-M (versi upgrade) yang bertugas di Angkatan Laut Rusia.

Keempat kapal yang dimodernisasi masing-masing adalah Kazan, Novosibirsk, Krasnoyarsk, dan Arkhangelsk.

Beberapa kapal selam tambahan dalam seri ini masih dalam tahap pembangunan, termasuk yang kesembilan bernama Murmansk dengan peletakan lunas pertamanya pada 17 Juni 2026 lalu.

Dilengkapi Rudal Canggih

Setiap kapal selam Yasen/Yasen-M dirancang untuk membawa campuran rudal jelajah serang darat Kalibr, rudal antikapal Oniks, dan rudal jelajah hipersonik Zircon.

Kelas Yasen memiliki bobot perpindahan di permukaan 8.600 ton dan bobot saat terendam 13.800 ton. Untuk dimensinya kapal memiliki panjang 130 m, lebar 13 m, dan diawaki 64 kru.

Kombinasi pengurangan jejak akustik dan kemampuan serangan presisi jarak jauh dari kelas ini memicu peringatan tajam dari Laksamana Gwyn Jenkins, Panglima Angkatan Laut Inggris.

Baca Juga: Rusia mulai membangun Murmansk: Kapal selam serang nuklir Yasen-M kesembilan, full rudal

Pada Desember 2025, Jenkins memperingatkan bahwa keunggulan tradisional aliansi Barat di Atlantik Utara dapat terkikis seiring Rusia terus memperkuat armada kapal selam ini.

Angkatan Laut Rusia sendiri berencana untuk menggantikan seluruh armada kapal selam serang era Uni Soviet yang sudah tua, termasuk kapal kelas Oscar II, Akula, dan Sierra II dengan kapal Yasen/Yasen-M, menargetkan total armada sekitar 10 hingga 12 kapal selam pada 2035. (RBS)

Foto: USC

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *