Rusia mulai membangun Murmansk: Kapal selam serang nuklir Yasen-M kesembilan, full rudal

Kapal selam nuklir kelas Yasen-M K-571 Krasnoyarsk RusiaRussian MoD
Kapal selam nuklir kelas Yasen-M K-571 Krasnoyarsk Rusia.

AIRSPACE REVIEW – Rusia mulai membangun kapal selam serang nuklir kelas Yasen-M (Proyek 885M) kesembilan yang diberi nama Murmansk.

Upacara peletakan lunas kapal dilaksanakan pada 17 Juni 2026 di Severodvinsk, kota galangan kapal Arktik di Laut Putih.

Panglima Angkatan Laut Rusia Laksamana Alexander Moiseyev dan Direktur Jenderal Perusahaan Galangan Kapal Bersatu, Andrei Puchkov hadir dalam acara tersebut.

Bersenjata Rudal Kalibr, Oniks, dan Zircon

Kapal selam nuklir kelas Yasen-M memiliki bobot 8.600 ton dan panjang 130 m. Tenaga penggeraknya berupa reaktor air bertekanan OK-650KPM 200 MWt berdaya 43.000 shp.

Kecepatan kapal selam di permukaan air 20 knot (37 km/jam) dan terendam 28 knot (52 km/jam). Kedalaman selam maksimumnya mencapai 580 m.

Kelas Yasen-M membawa muatan senjata yang tangguh, yakni rudal jelajah serang darat subsonik Kalibr berkecepatan 0,8 Mach (980 km/jam) dengan jangkauan hingga 2.500 km.

Persenjataan maut lainnya adalah rudal antikapal supersonik P-800 Oniks yang memiliki kecepatan 2,6 Mach (3.000 km/jam) dan jangkauan operasional 300 km.

Kemudian Zircon, rudal jelajah hipersonik dengan kecepatan sekitar 9 Mach (11.000 km/jam) dengan jangkauan 1.000 km.

Proyek 885M dirancang untuk memburu kapal permukaan dan kapal selam musuh, melakukan serangan jarak jauh terhadap target darat, dan mengumpulkan intelijen, menjadikannya platform multi misi sejati.

Pascaruntuhnya Uni Soviet

Program Yasen-M sendiri memiliki sejarah pembangunan yang mencerminkan ambisi sekaligus kesulitan industri kronis pada sektor pertahanan Rusia pascaruntuhnya Uni Soviet pada Desember 1991.

Kapal pertama dari seri Proyek 885 asli, K-560 Severodvinsk, mulai dibangun di Sevmash pada 21 Desember 1993, dan baru memasuki layanan Angkatan Laut Rusia pada 17 Juni 2014.

Periode pembangunan lebih dari dua puluh tahun, menjadi simbol kemunduran pembangunan kapal angkatan laut Rusia.

Varian Proyek 885M yang disempurnakan mengatasi banyak kekurangan desain asli. Yasen-M pertama, K-561 Kazan mulai dibangun pada Juli 2009 dan dioperasikan pada Mei 2021.

Pembangunan dalam jangka waktu yang jauh lebih singkat yang mencerminkan kematangan desain dan peningkatan dalam proses produksi Sevmash.

Kapal-kapal selanjutnya dalam seri ini telah memasuki layanan dengan pola yang mencerminkan peningkatan berkelanjutan dalam kecepatan konstruksi.

Kapal-kapal yang Sudah Berdinas

Selanjutnya adalah K-573 Novosibirsk, Yasen-M produksi pertama berdasarkan kontrak tahun 2011 yang mencakup lima kapal.

Kapal ini mulai berdinas pada Desember 2021 dan dipindahkan ke Armada Pasifik Rusia. Kapal tiba di pangkalan permanennya di Kamchatka pada September 2022.

Kapal selam kedua K-571 Krasnoyarsk menyusul kemudian, berdinas mulai Desember 2023 dan dipindahkan ke Kamchatka pada September 2024.

K-562 Arkhangelsk, kapal selam ketiga bergabung dengan Armada Utara pada Desember 2024 setelah memulai uji coba laut pada Juni tahun itu.

Lalu K-572 Perm, kapal selam produksi keempat berdasarkan kontrak tahun 2011, diluncurkan dari Sevmash pada Maret 2025.

Kapal-kapal yang Masih Deselesaikan

Sedangkan kapal kelima Ulyanovsk berdasarkan kontrak tahun 2011, dengan nomor pabrik 166, masih dalam pembangunan di Sevmash.

Dua apal selam Yasen-M tambahan, Voronezh dan Vladivostok, dengan nomor pabrik 167 dan 168, mulai dibangun pada Juli 2020 berdasarkan kontrak Juni 2019. Kedua kapal dijadwalkan akan dikirim pada tahun 2027 dan 2028.

Murmansk sendiri, dengan nomor pabrik 169, merupakan kapal selam Yasen-M pertama yang dibangun berdasarkan kontrak baru, terpisah dari perjanjian tahun 2011 dan 2019.

Peletakan lunasnya dilaksanakan setelah jeda enam tahun sejak Voronezh dan Vladivostok mulai dibangun pada tahun 2020. (RBS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *