Tahun 2035 Rusia akan mengganti semua kapal selam serang nuklir lama dengan unit Yasen/Yasen-M generasi baru

Kapal selam nuklir Yasen-M RusiaRussian MoD

AIRSPACE REVIEW – Angkatan Laut Rusia akan mengganti seluruh armada kapal selam serang bertenaga nuklir generasi ketiga miliknya dengan unit Proyek 885 Yasen dan Proyek 885M Yasen-M, yang menandai langkah penting dalam modernisasi kemampuan peperangan bawah lautnya.

Informasi ini diungkapkan oleh Panglima Angkatan Laut Aleksandr Moiseyev pada 19 Maret 2026. Bahwa rencana tersebut menargetkan penghentian bertahap pengoperasian kapal selam Akula, Sierra, dan Oscar-II hingga 10 tahun ke depan.

Kehadiran kapal selam baru ini untuk meningkatkan misi serangan jarak jauh, kemampuan siluman, dan kinerja operasional multi peran sekaligus memperkuat pencegahan dan jangkauan operasional di wilayah Arktik, Atlantik Utara, dan Pasifik.

Arahan baru tersebut menargetkan pembaruan penuh kekuatan kapal selam nuklir serbaguna Rusia yang saat ini mencakup beberapa unit yang berasal dari era Uni Soviet, banyak di antaranya ditugaskan antara tahun 1985 dan 1996.

Transisi ini menyiratkan rasio penggantian satu banding satu atau pengurangan, dengan perkiraan armada akhir sekitar 10 hingga 12 kapal selam tipe Yasen/Yasen-M. Ini menunjukkan pengurangan jumlah total kapal tetapi peningkatan kemampuan per unit.

Armada kapal selam tua telah menjadi beban dalam pemeliharaannya, karena reaktor yang menua, elektronik yang ketinggalan zaman, rantai logistik paralel, dan persyaratan pemeliharaan yang berbeda yang terkait dengan beberapa biro desain.

Rencana transisi menghilangkan perbedaan ini dan menggantinya dengan struktur terpadu yang berpusat pada kapal selam kelas Yasen/Yasen-M.

Mengenai Yasen merupakan kapal selam serang bertenaga nuklir generasi keempat dengan bobot perpindahan terendam sekitar 13.800 ton dan lebar 13 m.

Sementara Yasen-M adalah varian yang ditingkatkan, dimensinya lebih pendek sekitar 9 m (130 m), dibandingkan dengan panjang kelas Yasen (139 m).

Jumlah awak pada tipe Yasen mencapai 85 orang, sedangkan Yasen-M berjumlah lebih sedikit, membawa 64 orang saja.

Keduanya dirancang sebagai kapal selam serbaguna yang menggabungkan peran kapal selam serang dan pembawa rudal jelajah untuk melaksanakan misi antikapal, antikapal selam, dan serangan darat.

Kemampuan serang kapal selam kelas Yasen/Yasen-M didasarkan pada sistem peluncuran vertikal (VLS) dengan delapan modul, masing-masing mampu membawa beberapa rudal jelajah, dengan total muatan hingga 32 rudal.

Kapal selam ini dapat meluncurkan rudal Kalibr untuk serangan darat presisi yang melebihi 1.500 km, lalu rudal Oniks untuk misi antikapal, dan rudal hipersonik baru Zircon.

Selain VLS, kapal selam Yasen/Yasen-M membawa sepuluh tabung torpedo 533 mm yang mampu mengerahkan hingga 30 torpedo, ranjau, dan rudal antikapal selam.

Sementara, reaktor nuklir pada Yasen/Yasen-M diperkirakan memiliki daya sekitar 200 MW, dirancang untuk masa pakai inti hingga 25 hingga 30 tahun tanpa pengisian bahan bakar.

Daya tahan kapal selam di laut pada dasarnya tidak terbatas, kecuali kendala pada makanan untuk awak dan perawatan berkalanya. (RBS)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *