Mengapa Boeing membongkar pesawat 777-9 pesanan Emirates sebelum diserahkan?
EmiratesAIRSPACE REVIEW – Produsen pesawat asal Amerika Serikat, Boeing, dilaporkan telah membongkar (scrapped) salah satu unit pesawat awal tipe 777-9 yang diproduksi atas pesanan maskapai Emirates.
Laporan yang pertama kali diungkapkan oleh The Air Current ini menyebutkan bahwa unit tersebut menjadi pesawat Boeing 777-9 pertama yang diketahui dihancurkan/dibongkar sebelum sempat dikirimkan dan dioperasikan secara komersial oleh maskapai pemesan.
Disebutkan bahwa keputusan diambil setelah Boeing menilai biaya dan tingkat kesulitan untuk memodifikasi pesawat tersebut agar sesuai dengan standar sertifikasi akhir terlalu tinggi.
Rincian Pesawat yang Dibongkar
Pesawat bernomor seri manufaktur (MSN) 61950 dengan nomor lini (line number) 1611 tersebut diproduksi di pabrik Boeing di Everett pada tahun 2019.
Pesawat yang tadinya disiapkan dengan registrasi A6-EZT untuk Emirates ini sempat diperkenalkan ke publik (rollout) dengan warna khas livery Emirates pada ujung sayap lipatnya (folding wingtips).
Namun, selama bertahun-tahun pesawat tersebut hanya terparkir di fasilitas penyimpanan Boeing akibat proses sertifikasi program 777X yang berlarut-larut.
Berdasarkan laporan, proses pembongkaran fisik pesawat tersebut telah dilakukan pada akhir tahun 2025. Namun pihak Boeing tidak memberikan komentar resmi terkait informasi pembongkaran yang beredar.
Modifikasi Ringkas Terlalu Mahal
Laporan menyebut, pembongkaran pesawat disebabkan oleh perbedaan signifikan antara standar produksi awal tahun 2019 dengan konfigurasi akhir yang disetujui untuk sertifikasi.
Untuk membawa pesawat produksi awal ke standar kelaikan terbang terbaru (change incorporation), Boeing harus melakukan perombakan besar-besaran pada struktur utama dan sistem penerbangan pesawat. Sementara biaya dan kerumitan pengerjaan ulang tersebut dinilai tidak sebanding dengan nilai ekonomis pesawat.
Tantangan Program Boeing 777X
Kasus ini menyoroti tantangan besar yang dihadapi Boeing dalam program 777X. Sekitar 40 unit pesawat tipe 777X telah dirakit sebelum sertifikasi resmi diperoleh. Seluruh armada tersebut memerlukan pekerjaan retrofit atau modifikasi ulang sebelum dapat dikirimkan ke pelanggan.
Beberapa maskapai pemesan dilaporkan enggan menerima unit-unit produksi awal karena besarnya cakupan modifikasi teknis yang telah dilakukan pada struktur pesawat tersebut.
Baca Juga: Cathay Pacific menambah pesanan 14 pesawat berbadan lebar Boeing 777-9, total menjadi 35
Saat ini, Boeing 777-9 masih terus menjalani serangkaian uji sertifikasi oleh Federal Aviation Administration (FAA) dengan target kelulusan sebelum akhir tahun.
Emirates yang menjadi pelanggan terbesar program 777X dengan total pemesanan mencapai 205 unit, menyatakan memperkirakan akan menerima unit 777-9 pertamanya pada kuartal kedua tahun 2027. Semoga. (RNS)
