Ayo, siapa berminat? Pesawat PC-9/A eks tim aerobatik The Roulettes dijual Rp19 miliar

Pesawat PC-9A eks The Roulettes dijual Rp6 miliar _Platinum Fighter Sales
Pesawat PC-9A eks The Roulettes dijual Rp6 miliar.

AIRSPACE REVIEW – Sebuah peluang langka di pasar penerbangan eksekutif dan militer bersejarah siap menarik perhatian para kolektor serta pencinta dirgantara di seluruh dunia. Pesawat latih bermesin turboprop Pilatus PC-9/A, yang pernah menorehkan sejarah bersama tim aerobatik Angkatan Udara Australia, The Roulettes, kini resmi dijual seharga 1,1 juta USD (sekitar Rp19,76 miliar kurs saat ini).

Penawaran ini dikelola oleh Platinum Fighter Sales, perusahaan spesialis yang memperdagangkan pesawat-pesawat militer bersejarah (warbirds).

Diproduksi pada tahun 1991 dan saat ini terdaftar dengan registrasi VH-YMK, pesawat ini menarik perhatian karena masih mempertahankan berbagai perlengkapan aslinya dari masa dinas militernya.

Keaslian tersebut antara lain meliputi kursi lontar Martin-Baker Mk.11, panel instrumen khas militer, roda pendaratan (landing gear) yang diperkuat, serta mesin tangguh turboprop Pratt & Whitney PT6A-62 dengan tenaga yang dibatasi pada 950 hp sesuai standar RAAF.

Pesawat yang dijual ini memiliki Sertifikat Kelaikan Udara dalam kategori Australian Warbirds dan siap diekspor ke negara mana pun.

Dengan catatan sekitar 7.800 jam terbang total, pesawat ini masih berada dalam kondisi operasional yang sangat prima dan memiliki masa pakai yang panjang untuk ukuran pesawat latih militer.

Incaran Para Kolektor Dirgantara

Dikembangkan oleh pabrikan asal Swiss, Pilatus Aircraft, model PC-9/A menjadi tulang punggung pelatihan lanjutan bagi pilot militer Australia dan Angkatan Lautnya dari tahun 1987 hingga 2019, dan telah melatih lebih dari 1.400 penerbang.

Khusus untuk unit yang dijual ini, kiprahnya bersama The Roulettes menjadi nilai jual utama.

Pesawat-pesawat PC-9/A telah dipensiunkan oleh RAAF pada Desember 2019 dan digantikan oleh Pilatus PC-21 yang lebih modern.

Baca di Sini: Angkatan Udara Australia Lengkap Operasikan 49 Pilatus PC-21

Kehadiran pesawat tempur latih bermesin turboprop dengan sejarah gemilang seperti ini di pasar bebas selalu menjadi barang buruan yang sangat diincar oleh para investor dan kolektor dirgantara.

Pernah Tampil di Indonesia Air Show 1996

The Roulettes dengan pesawat PC-9/A pernah tampil memukau publik Indonesia pada Indonesia Air Show (IAS) 1996 yang digelar di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, pada bulan 22-30 Juni 1996.

IAS 1996 merupakan salah satu pameran kedirgantaraan terbesar yang pernah diadakan Indonesia, dan penampilan tim Roulettes menjadi salah satu atraksi mancanegara yang paling menyedot perhatian penonton selain tim-tim manuver jet supersonik.

Baca Juga: Indonesia Air Show 1996 dalam bingkai kenangan

Selain di IAS 1996, The Roulettes juga sempat bertandang kembali ke Indonesia pada Indo Defence 2010 di Kemayoran, Jakarta, serta melakukan sesi latihan dan manuver gabungan bersama Jupiter Aerobatic Team TNI AU di Lanud Halim Perdanakusuma dan Lanud Adisutjipto, Yogyakarta.

Dua tahun kemudian pada 2012 The Roulettes kembali mampir ke Bali dan Jakarta dalam rangka transit untuk tampil di ajang Singapore Airshow.

The Roulettes kembali mampir di Lanud Halim Perdanakusuma dalam perjalanannya menuju Singapura untuk tampil di Singaporea Airshow 2024 pada 20-25 Februari.

Baca di Sini: Mampir di Lanud Halim Perdanakusuma, The Roulettes RAAF disambut Pangkoopsudnas

Kedatangan The Roulettes beserta pesawatnya disambut oleh Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) saat itu Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi di Terminal Selatan, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada 13 Februari. (RNS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *