Kejutan di Kyiv: Menteri Pertahanan Ukraina Mykhailo Fedorov mengundurkan diri
Presidential OfficeAIRSPACE REVIEW – Peta politik dan pertahanan Ukraina kembali mengalami perombakan besar. Menteri Pertahanan Ukraina, Mykhailo Fedorov, secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan tersebut. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Fedorov melalui akun media sosial pribadinya.
Langkah mundur yang diambil Fedorov terjadi di tengah gelombang perombakan besar-besaran (reshuffle) dalam jajaran kabinet pemerintahan Ukraina.
Meski Fedorov sudah menyatakan mundur, keputusan akhir kini berada di tangan parlemen Ukraina (Verkhovna Rada) yang akan segera menggelar pemungutan suara untuk menyetujui pengunduran diri tersebut.
Bawa Teknologi ke Medan Perang
Fedorov bukanlah sosok sembarangan di kabinet Ukraina. Ia baru menjabat sebagai Menteri Pertahanan sejak 14 Januari 2026, menggantikan Denys Shmyhal.
Sebelum menakhodai sektor pertahanan, pria ini dikenal luas sebagai Menteri Transformasi Digital Ukraina sejak tahun 2019. Ia adalah sosok di balik modernisasi dan digitalisasi layanan publik negara tersebut.
Membawa semangat teknologi ke medan perang, selama menjabat sebagai Menteri Pertahanan, Fedorov fokus pada beberapa hal.
Baca Juga: Menteri Pertahanan Ukraina siap mengundurkan diri jika Zelensky menghendaki
Ia memodernisasi militer, mengakselerasi integrasi kecerdasan buatan (artificial intelligence) di sektor pertahanan. Ukraina juga mengembangkan platform pesawat tanpa awak (unmanned platforms) dan merombak sistem IT militer.
Salah satu pencapaian besar timnya adalah berhasil memblokir akses jaringan Starlink bagi militer Rusia, serta mereformasi sistem pengadaan logistik pertahanan.
Siapa Penggantinya?
Berdasarkan laporan dari media lokal, Ukrainska Pravda, nama Ihor Klymenko muncul sebagai kandidat terkuat untuk mengisi kursi panas yang ditinggalkan Fedorov.
Klymenko merupakan figur senior yang memiliki rekam jejak panjang di Kementerian Dalam Negeri Ukraina sejak 1998.
Dia merintis karier dari bawah sebagai psikolog militer hingga akhirnya dipercaya menjabat sebagai Kepala Kepolisian Nasional (2019–2023) dan Menteri Dalam Negeri Ukraina sejak Januari 2023.
Jika terpilih, Klymenko akan membawa pengalaman kepemimpinan teritorialnya yang kuat untuk memimpin strategi pertahanan Ukraina selanjutnya. (PN)
