China Southern berencana memesan pesawat kargo Boeing 777-8 pertama

Boeing 777-8FBoeing
Boeing 777-8F.

AIRSPACE REVIEW – Maskapai kargo milik pemerintah Tiongkok, China Southern Air Logistics, dikabarkan telah menandatangani kesepakatan besar untuk mengakuisisi tujuh pesawat kargo baru dari Boeing.

Kesepakatan ini mencakup pemesanan lima unit Boeing 777-8 Freighter (777-8F), yang menjadikannya pesanan pertama untuk jenis pesawat tersebut oleh maskapai penerbangan asal Tiongkok daratan.

Berdasarkan dokumen pengajuan yang dirilis oleh China Southern Airlines, perjanjian ini juga mencakup pembelian dua unit Boeing 777F generasi saat ini, serta opsi tambahan untuk tiga unit 777-8F di masa mendatang.

Nilai transaksi dari kesepakatan ini diperkirakan mencapai sekitar 3,62 miliar USD (sekitar Rp59,4 triliun) berdasarkan harga katalog resmi.

Kendati demikian, pihak maskapai menyatakan bahwa harga pembelian aktual akan menjadi lebih rendah setelah memperhitungkan diskon komersial.

Angin Segar untuk Keluarga 777X

Untuk dapat direalisasikan sepenuhnya, kesepakatan ini masih memerlukan persetujuan akhir dari para pemegang saham serta otoritas regulasi di Tiongkok.

Langkah ini menjadi perhatian besar industri penerbangan karena menandai salah satu pembelian pesawat Boeing dalam skala besar pertama oleh maskapai milik negara Tiongkok dalam beberapa tahun terakhir.

Hubungan dagang yang sempat tegang antara Washington dan Beijing sebelumnya sempat menahan jalannya transaksi pesawat komersial di antara kedua negara.

Bagi Boeing, kesepakatan ini memberikan angin segar dengan bertambahnya basis pelanggan untuk 777-8F, varian kargo baru yang diturunkan dari lini keluarga Boeing 777X.

Saat ini, pesawat jenis 777-8F tersebut bahkan belum melakukan penerbangan perdana, dan Boeing masih dalam proses merakit prototipe pertamanya sebelum memulai kampanye sertifikasi resmi.

Menggantikan Armada 747-400F

Saat ini, China Southern Cargo telah mengoperasikan enam pesawat Boeing 777F. Oleh karena itu, pesanan baru ini dipandang sebagai kelanjutan strategis dari ekspansi kargo jarak jauh mereka, alih-alih memperkenalkan jenis pesawat yang sepenuhnya baru.

Kombinasi antara dua pesawat 777F yang sudah diproduksi secara massal dan lima unit 777-8F masa depan memungkinkan China Southern untuk segera menambah kapasitas kargo dalam jangka pendek, sekaligus bersiap mengadopsi pesawat kargo generasi berikutnya dari Boeing pada akhir dekade ini.

Pesawat Boeing 777-8F dirancang untuk menggantikan pesawat kargo berbadan lebar generasi lama dengan menggabungkan kapasitas muatan (payload) setingkat Boeing 747-400F, namun dengan konsumsi bahan bakar dan biaya operasional yang jauh lebih rendah berkat teknologi program 777X.

Pesawat ini juga diproyeksikan menjadi andalan utama (flagship) Boeing untuk pasar pesawat kargo khusus setelah produksi Boeing 747-8F resmi berakhir pada tahun 2022 lalu. (RNS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *