Rusia wajibkan pelatihan drone bagi 250 ribu mahasiswa di 19 universitas

Rusia wajibkan pelatihan drone bagi 250 ribu mahasiswaUnited24
Rusia wajibkan pelatihan drone bagi 250 ribu mahasiswa.

AIRSPACE REVIEW – Pemerintah Rusia bersiap menerapkan kursus dasar sistem pesawat tanpa awak (drone) secara wajib di 19 universitas di seluruh negeri.

Langkah ini dinilai sebagai bagian dari strategi Kremlin untuk mengintegrasikan pelatihan militer ke dalam sistem pendidikan tinggi guna mendukung kebutuhan operasional mereka.

Menurut laporan dari Center for Countering Disinformation (CCD ) —lembaga pemantau yang berbasis di Ukraina— program wajib ini ditargetkan melatih hingga 250.000 mahasiswa di 19 universitas dan 86 kantor cabangnya.

Program ini tidak hanya menyasar universitas negeri, tetapi juga perguruan tinggi komunitas atau akademi kejuruan di Rusia.

Target dan Implementasi

Melalui kursus ini, Moskow bertujuan membekali generasi muda mereka dengan keterampilan teknis khusus terkait operasional, navigasi, dan taktik drone.

Keterampilan ini nantinya direncanakan untuk memperkuat lini pertahanan dan diterapkan langsung dalam perang yang tengah berlangsung dengan Ukraina.

“Program edukasi militer ini dijadwalkan akan resmi diperkenalkan dan dimulai di seluruh universitas transportasi di Rusia pada tanggal 1 September mendatang,” sebut laporan tersebut.

Tren Militerisasi Pendidikan

Langkah Rusia ini mempertegas tren militerisasi di sektor pendidikan yang makin intensif sejak konflik dengan Ukraina pecah.

Sebelumnya, Kremlin juga telah memasukkan kembali pelatihan militer dasar ala Soviet ke sekolah-sekolah menengah, termasuk cara menggunakan senapan serbu Kalashnikov dan pertolongan pertama di medan perang.

Penggunaan drone sendiri telah menjadi elemen paling krusial dalam perang modern di Ukraina, baik untuk pengintaian posisi musuh maupun sebagai senjata penyerang (drone kamikaze).

Dengan melatih ratusan ribu mahasiswa, Rusia tampaknya ingin memastikan mereka tidak akan kekurangan operator terampil di masa depan. (PN)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *