Marta 155, SPH baru Ukraina berbasis truk Zetros Jerman dengan howitzer L39
KAPAIRSPACE REVIEW – Ukrainian Armoured Vehicles (KAP) di Eurosatory 2026 Prancis, mengumumkan bersiap membangun Marta 155, sistem howitzer swagerak (SPH) 2S22 Bohdana berbasis truk Mercedes-Benz Zetros buatan Jerman.
Proyek senilai 750 juta euro (870 juta USD) akan membangun 200 unit sistem artileri medan bergerak yang diberi sebutan Marta. Proyeknya sendiri telah dimulai pada Desember 2025.
Sistem ini akan menempatkan howitzer L39 kaliber 155 mm ke atas truk Zetros berpenggerak 8×8, yang terkenal andal di segala medan.
Truk Zetros adalah platform baru untuk 2S22 Bohdana, sebelumnya telah menggunakan sasis truk lainnya termasuk KrAZ buatan lokal dan Tatra dari Ceko.
Persenjataan Utama Marta
Persenjataan utama Marta adalah howitzer L39 mengacu pada panjang laras artileri yang 39 kali diameter kalibernya 155 mm (sekitar 6 meter). Sebelumnya 2S22 Bohdana menggunakan howitzer L52 kaliber 155 mm.
Jenis howitzer L39 ini sudah banyak digunakan pada artileri derek (towed) seperti M777 dan M198, serta AS90 SPH beroda rantai.
Senjata ini memiliki jangkauan tembak hingga 24,7 km dengan munisi HE standar, hingga 30 km dengan proyektil dengan bantuan roket/RAP. Dengan laju tembak empat munisi per menit.
Sedangkan Zetros adalah truk militer berkemampuan off road ekstrem berpenggerak semua roda (AWD), dirancang untuk membawa muatan berat hingga 25 ton.
Truk ini dilengkapi dengan mesin diesel OM 460 Euro III dengan kapasitas 12.800 cc, memiliki daya hingga 510 hp.
Kecepatan maksimum Zetros di jalan raya hingga 90 km/jam, dan jangkauan operasi sekitar 800 km hingga 1.200 km tergantung muatan. (RBS)
