Terungkap, Armenia persenjatai jet tempur Su-30SM-nya dengan bom presisi Yasin buatan Iran
Via X AIRSPACE REVIEW – Angkatan Bersenjata Armenia terungkap telah mempersenjatai jet tempurnya dengan persenjataan buatan Iran.
Setelah sebelumnya diberitakan bahwa Armenia telah mengoperasikan sistem rudal pertahanan udara jarak dekat bergerak Majid AD-08, kini jet tempur Su-30SM Armenia juga terlihat menggunakan bom luncur udara buatan Iran.
Kedua senjata tersebut terlihat saat dilibatkan dalam parade militer memperingati Hari Republik Armenia pada 28 Mei 2026 di Yerevan.
Khusus untuk bom luncur, analis mengidentifikasinya sebagai bom berpemandu presisi kelas Yasin, yang memiliki jangkauan hingga jarak 60 km dari titik pelepasannya.
Armenia telah memesan empat unit Su-30SM pada awal tahun 2019, dengan dua unit pertama dikirimkan pada bulan Desember di tahun itu.
Dilaporkan, Su-30SM buatan IRKUT Corporation saat itu dibeli tanpa sistem senjatanya, sehingga tidak dilibatkan dalam perang Nagorno-Karabakh pada tahun 2020 melawan tetangganya Azerbaijan.
Setelah perang dengan Azerbaijan usai, Armenia berupaya mempersenjatai Su-30SM miliknya, termasuk mencari pemasok dari luar Rusia.
Pada September 2024, diketahui Armenia secara resmi menghubungi India untuk meminta bantuan pengadaan rudal udara ke udara Astra, yang digunakan pada Su-30MKI Angkatan Udara India
Sementara untuk senjata udara ke permukaan, Armenia diduga mengakuisisi senjata buatan Iran, termasuk bom luncur Yasin seperti yang terlihat baru-baru ini.
Bom pintar kelas 500 pon ini menggunakan kombinasi panduan Sistem Navigasi Inersia (INS) dan navigasi satelit (GPS/GLONASS).
Yasin diluncurkan oleh industri pertahanan Iran pada tahun 2019, dan mulai beroperasi di tahun yang sama. (RBS)
