Terungkap, Armenia punya sistem pertahanan udara Majid AD-08 buatan Iran, yang pernah menembak F-35 AS
Hov Nazaretyan AIRSPACE REVIEW – Angkatan Bersenjata Armenia secara terbuka telah memamerkan sistem pertahanan udara jarak pendek Majid AD-08 buatan Iran dalam latihan parade menjelang Hari Republik di Yerevan pada 28 Mei 2026.
Penampakan empat sistem Majid AD-08 ini menegaskan bahwa Teheran telah melakukan ekspor senjata tersebut, dan Armenia tercatat sebagai pengguna asing pertama.
Berbeda dengan sistem Majid AD-08 milik Iran yang dipasang pada kendaraan taktis ringan Aras 2, pada sistem Armenia terlihat menggunakan platform truk ringan sipil Iveco Daily buatan Italia.
Majid AD-08 adalah sistem rudal permukaan ke udara jarak pendek (SHORAD) yang dikembangkan oleh Organisasi Industri Pertahanan Iran, dan pertama kali dipamerkan di depan umum dalam sebuah parade militer pada April 2021.
Sistem ini dipromosikan sebagai solusi bergerak yang hemat biaya, digunakan untuk melindungi pangkalan militer, infrastruktur penting, dan fasilitas penting lainnya dari ancaman drone, rudal jelajah, dan helikopter terbang rendah.
Setiap peluncur membawa empat rudal AD-08 yang siap ditembakkan dan dipasangkan dengan sistem penargetan elektro-optik yang mampu mendeteksi objek terbang pada jarak hingga 15 km.
Rudal AD-08 sendiri menggunakan pencari inframerah pencitraan yang dikombinasikan dengan sumbu jarak dekat.
Rudal mengincar jejak panas targetnya daripada mengandalkan panduan radar, dan meledak ketika cukup dekat untuk menghasilkan pola fragmentasi yang mematikan.
Jangkauan tembak maksimum rudal AD-08 mencapai jarak 8 km dan ketinggian hingga 6 km.
Cukup menarik, sistem Majid AD-08 ini diklaim sebagai rudal Iran yang dilaporkan berhasil menembak/merusak jet tempur siluman F-35 Lightning ll Amerika Serikat dalam Operasi Epic Fury pada Maret 2026.
Sementara, akuisisi Majid oleh Armenia ini sendiri untuk menghadapi kemungkinan terjadinya perang lanjutan dengan tetangganya terkait konflik Nagorno-Karabakh.
Pada konflik tahun 2020, militer Azerbaijan sangat mengandaikan drone serang Bayraktar TB2 dari Turkiye dan drone kamikaze Harop asal Israel. (RBS)
