Bahrain Beli Sistem Pertahanan Udara Patriot dari Amerika Serikat

AIRSPACE-REVIEW.com – Kerajaan Bahrain telah menyepakati dan menandatangani rencana pembelian sistem pertahanan rudal Patriot buatan Raytheon, Amerika Serikat (AS).

Diberitakan Raytheon di lamannya pekan lalu, sistem ini akan dibeli Bahrain dari Angkatan Darat AS (US Army). Tidak disebutkan berapa jumlah pasti yang akan dibeli.

Dengan membeli Patriot, maka Bahrain akan menjadi pengguna ke-17 sistem pertahanan udara ini termasuk AS di dalamnya.

AFCENT

Sebelumnya pada awal tahun, Badan Kerja Sama Keamanan Pertahanan (DSCA) AS mengumumkan, Bahrain kemungkinan besar akan mendapatkan persetujuan Washington terkait keinginan membeli Patriot.

DSCA menaksir, rencana pembelian tersebut bernilai 2,5 miliar dolar AS.

Darkone

DSCA menjabarkan, Bahrain berkeinginan membeli 60 rudal Patriot Advanced Capability-3 (PAC-3) Missile Segment Enhancement (MSE), 36 rudal Patriot MIM-104E Guidance Enhanced Missiles (GEM-T) with Canisters, 9 M903 Launching Stations (LS), 5 Antenna Mast Groups (AMG), 3 Electrical Power Plants (EPP) III, 2 AN/MPQ-65 Radar Sets (RS), and 2 AN/MSQ-132 Engagement Control Stations (ECS).

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *