Serangan udara gabungan AS-Israel tewaskan Kepala Intelijen IRGC
Via X AIRSPACE REVIEW – Serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel dilaporkan menewaskan Kepala Intelijen Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, Mayor Jenderal Majid Khademi.
Serangan mematikan tersebut terjadi pada Senin dini hari waktu setempat dengan menyasar beberapa titik strategis di wilayah Teheran dan sekitarnya.
Pihak IRGC melalui saluran resminya telah mengonfirmasi gugurnya Khademi dan menyebut insiden ini sebagai tindakan agresi kriminal yang dilakukan oleh aliansi “Zionis-Amerika.”
Majid Khademi baru menjabat sebagai pucuk pimpinan intelijen IRGC sejak pertengahan 2025 untuk menggantikan pendahulunya yang juga gugur akibat operasi militer serupa.
Kehilangan tokoh kunci ini menjadi pukulan telak bagi struktur pertahanan Iran yang dalam beberapa bulan terakhir terus kehilangan figur-figur senior di level pemerintahan dan militer.
Laporan lapangan menunjukkan bahwa selain menargetkan markas intelijen, serangan udara tersebut juga menyasar fasilitas di kota-kota besar lain seperti Shiraz, Isfahan, dan Bushehr.
Beberapa analis militer menilai serangan ini merupakan respons langsung atas penutupan akses Selat Hormuz oleh Teheran yang memicu krisis energi global dalam beberapa pekan terakhir.
Situasi di kawasan kini berada dalam status siaga tertinggi setelah Teheran bersumpah akan meluncurkan balasan setimpal terhadap aset militer AS dan wilayah kedaulatan Israel.
Hingga saat ini, laporan mengenai kerusakan infrastruktur dan total korban jiwa di pihak Iran masih terus diperbarui seiring dengan berlanjutnya operasi pembersihan puing di lokasi ledakan. (RNS)

