Operasi CSAR untuk menyelamatkan WSO F-15E USAF, dibayar mahal AS dengan kehilangan selusin pesawat

Puing-puing pesawat AS yang hancur di IranVia X

AIRSPACE REVIEW – Upaya pencarian dan penyelamatan tempur (CSAR) yang dilakukan militer Amerika Serikat (AS) terhadap Perwira Sistem Senjata (WSO) F-15E yang jatuh di Iran selatan akhirnya membuahkan hasil.

WSO berpangkat kolonel tersebut berhasil diselamatkan setelah sebelumnya pilot pesawat ditemukan lebih dahulu tak lama usai insiden pada Jum’at (3/4/2026).

Namun upaya penyelamatan dramatis ini harus dibayar mahal, dengan hancurnya selusin pesawat yang dilibatkan untuk operasi CSAR tersebut.

Kantor berita Tasnim Iran merinci pesawat yang menjadi tumbal operasi tersebut, terdiri dari dua pesawat HC-130J Combat King ll, empat helikopter HH-60 Pave Hawk, empat helikopter MH-6 Little Bird, serta dua drone intai serang MQ-9 Reaper.

Pihak terkait AS sendiri telah mengakui kejadian ini, tapi tidak merinci secara detail jumlah dan jenis pesawat yang hancur di gurun sekitar 400 km dari kota Isfahan tersebut.

Sementara, menurut The New York Times, pesawat-pesawat tersebut hancur setelah penyelamatan berhasil terhadap WSO F-15E.

Namun kedua pesawat HC-130J tidak dapat mengudara karena terjebak pasir gurun, yang akhirnya harus ditinggalkan dan dihancurkan untuk mencegahnya jatuh ke tangan pasukan Iran.

Dilaporkan, tim penyelamatan dijemput oleh tiga pesawat yang lebih ringan, tapi tak disebutkan jenisnya.

Selain bangkai HC-130J, di dekatnya juga dilaporkan terdapat puing helikopter MH-6 dan atau HH-60.

Area operasi diketahui dekat dengan Kuwait, ada kemungkinan helikopter-helikopter tersebut terbang ke wilayah tersebut. Namun meninggalkan sebuah pertanyaan, mengapa helikopter tersebut harus turut dihancurkan?

Hingga saat ini belum ada laporan resmi terkait ada atau tidaknya korban nyawa di sekitar reruntuhan pesawat milik AS tersebut. (RBS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *