Inna lillahi… Tiga prajurit TNI gugur dalam tugas misi Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon

Tiga prajurit TNI gugur di LebanonIstimewa

AIRSPACE REVIEW – Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un… Tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) diberitakan gugur saat bertugas dalam misi Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL)

Praka Farizal Rhomadon gugur akibat serangan artileri Zionis Israel yang menghantam lokasi kontingen Indonesia di Kota Adshit Al-Qusyar di Lebanon Selatan.

Selain Praka Farizal, informasi terbaru menyebut dua prajurit TNI lainnya juga gugur, yakni:

Kapten Inf Zulmi (Komandan Kompi B) dan Sertu Ikhwan.

Informasi yang beredar di grup WA, menerangkan kronologi kejadian yang mengakibatkan gugurnya para prajurit TNI tersebut sebagai berikut:

Melaporkan pendahuluan kejadian hal menonjol Satgas UNIFIL Ki- B/ Task Force B Indobatt posisi UNP 7- 3 ( Dalam Kodal Dansektor Timur ) SBG Mobile Reserve sbb :

  • Hari : Senin, 30 Maret 2026
  • Tugas : Escort CSSU dari 7 – 2/ Sektor timur tujuan ke 7- 1 / INDOBATT dalam rangka TO: Escort CSSU Resuply & mengantar kotak mayat ke 7- 1 / INDOBATT
  • Tempat Kejadian : Bani Hayyan, Lebanon (INDOBATT AO) sekira jam 11.00/LT

Kronologi :
Indonesian Task Force Bravo (TFB) dengan 2 Ran melakukan Escort/pengawalan kepada Spanyol, CSSU (Combat Support Service Unit) dengan total Rangkaian kendaraan total sejumlah 6 Ran. Di Bani Hayyan saat akan berbelok tiba-tiba ada ledakan yang terjadi pada Ran 1. Sehingga mengakibatkan Ran 1 rusak parah ( penyebab kejadian masih dalam proses penyelidikan)

Kerugian personel sbb :
  • 2 Orang diduga MD :
  1. Kpt inf Zulmi / Danki B / &
  2. Sertu Ikhwan

2 Korban tsb tertinggal tidak sempat dievak oleh tim belakang ( tim2) krn intensitas serangan sangat tinggi di TKP

Adapun isi Ran 1 dan 2 dari TFB sbb :

Ran 1: 4 Orang
  1. Kpt Inf Zulmi ( teridentifikasi)
  2. Kapten Inf Sulthan (Luka-luka)
  3. Sertu Ihwan ( teridentifikasi)
  4. Praka Deni (Luka-luka)
Ran 2: 3 Orang
  1. Praka Ulil Amri
  2. Praka M. Zakariya
  3. Pratu Iqbal
  • Pada Pukul 12.00 LT Ran 2 berhasil membawa korban luka-luka dan berhasil sampai di Sector East HQ. Sementara Korban meninggal dunia masih di lokasi tidak sempat dievakuasi karena situasi yang tidak memungkinkan.
  • Pada Pukul 12.05 LT dua orang korban luka-luka dilakukan penanganan oleh China Medical di 7-2.
  • Pada Pukul 13.45 LT Helicopter ke-1 membawa pasien a.n. Praka Deni berangkat dari 7-2 ke Rs. St. George di Beirut.
  • Pada Pukul 13.55 LT Helicopter ke-2 membawa pasien a.n. Kapten Inf Sulthan berangkat dari 7-2 ke Rs. St. George di Beirut.

Keterangan Korban :
1.Lettu Inf Sulthan (lagi dirawat ) Yonif 320
2.Prk Deni (lagi dirawat) Au Lanud Atang sanjaya
3.Prk Ulil Yonif 114
4.PRT Iqbal marinir
5.Prk Zakaria Yon TP 854
6.Kapt Inf Zulmi grup 2 kopassus MD
7.sertu Ichwan Kesdam IX udayana. MD

Laporan resmi masih disusun Sektor Timur.

Demikian Kami laporkan apabila ada perkembangan akan dilaporkan kembali.

Redaksi Airspace Review turut berbelasungkawa yang mendalam atas gugurnya para prajurit terbaik bangsa.

Semoga para almarhum mendapatkan tempat terbaik dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan. Aamiin.. (RNS)

.

.

You may also like...

1 Response

  1. Hamdhan says:

    Kira2 apa tanggapan pemerintah USA nya trump… soal.ini ? Kira2 ngomong apa…
    Paling cuma prihatin…. dan menyalahkan selain sirewel …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *