Lawan drone Geran Rusia: Polandia-Estonia siap produksi massal rudal Mark 1 yang canggih dan murah

Rudal antidrone Mark-1 buatan Polandia-EstoniaPGZ

AIRSPACE REVIEW – Polandia dan Estonia bersiap untuk memproduksi massal hingga 10.000 rudal antidrone Mark 1 yang canggi dan murah.

Langkah kolaborasi ini dilakukan dalam upaya baru untuk menangkal ancaman drone kamikaze tipe Shahed Iran/Geran-2 Rusia. RBC-Ukraina melaporkan pada 28 Maret.

Proyek ini berpusat pada perjanjian kerangka kerja antara kelompok pertahanan milik negara Polandia, PGZ, dan Frankenburg Technologies dari Estonia untuk melokalisasi produksi pencegat jarak sangat pendek di Polandia.

Dikatakan, sistem ini dirancang untuk menyerang drone yang terbang rendah, khususnya di sepanjang sayap timur NATO.

Rudal Mark 1 dapat mengenai target pada jarak hingga 2 kilometer dan ketinggian hingga 1,5 km.

Rudal ini menggunakan pencari elektro-optik dan prinsip tembak-dan-lupakan, yang memungkinkannya untuk melacak target tanpa input operator lebih lanjut.

Laporan tersebut juga mencatat bahwa pencegat tersebut membawa hulu ledak 500 gram yang menggunakan pecahan kaca, yang menurut media tersebut lebih efektif melawan struktur drone ringan seperti pesawat tipe Shahed.

“Ini merupakan perkembangan yang signifikan karena, mengingat perang yang sedang berlangsung di Timur Tengah dan di Ukraina, Polandia akan memiliki kemampuan untuk memproduksi rudal berbiaya rendah yang mampu melawan drone terbang lambat,” kata anggota dewan PGZ, Marcin Idzik, dalam konferensi pers sehari sebelumnya, dikutip Reuters.

Perjanjian tersebut merangkum pekerjaan pada pencegat Mark II jarak jauh dengan jangkauan yang diharapkan 5 hingga 8 km.

Proyek ini juga menunjukkan peran Ukraina sebagai lingkungan uji coba dunia nyata pertama untuk pencegat tersebut.

Pengujian Mark 1 di Ukraina dijadwalkan dimulai pada kuartal kedua tahun 2026. (RNS)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *