Terkuras dalam perang dengan Iran, Angkatan Udara AS memesan 4.300 rudal JASSM baru

USAF pesan ribuan rudal JASSM baruUSAF

AIRSPACE REVIEW – Angkatan Udara AS (USAF) pada 23 April 2026, merilis rencana pengadaan rudal AGM-158 Joint Air-to-Surface Standoff Missiles (JASSM) untuk membangun kembali persediaannya setelah banyak terkuras dalam operasi militer di Iran.

Sebanyak 4.300 unit rudal baru akan diakuisisi hingga tahun fiskal 2031 dan memperluas total stok persediaan menjadi sekitar 11.000 unit.

Program ini disusun dalam kerangka pengadaan multi tahun yang mencakup Lot 22 hingga Lot 26, dengan total pengadaan program diproyeksikan sekitar 20,2 miliar USD.

Khusus permintaan anggaran tahun fiskal 2027 mencakup 821 rudal, terdiri dari 491 unit didanai melalui alokasi diskresioner dan 330 unit dibiayai melalui pendanaan wajib yang terkait dengan percepatan amunisi.

Profil pengadaan ke depan menunjukkan 896 rudal yang direncanakan untuk tahun fiskal 2028, diikuti oleh sekitar 860 rudal setiap tahunnya hingga tahun fiskal 2029, 2030, dan 2031.

Tingkat penggunaan operasional dalam Operasi Epic Fury memberikan dasar kuantitatif untuk peningkatan pengadaan rudal jelajah tersebut.

Dengan lebih dari 13.000 target yang berhasil dihancurkan selama periode sekitar lima minggu selama operasi melawan Iran, setara dengan sekitar 2.600 target per minggu.

Sementara, asumsi perencanaan untuk konflik yang melibatkan China, dibutuhkan hingga sepuluh kali lebih besar daripada operasi Timur Tengah baru-baru ini, yang akan meningkatkan proyeksi permintaan rudal selanjutnya.

AGM-158 JASSM adalah rudal jelajah subsonik diluncurkan dari udara. Rudal ini dibekali dengan hulu ledak penetrasi seberat 1.000 pon yang dirancang untuk menghancurkan target diperkuat.

AGM-158A versi dasar (sudah stop produksi) memiliki jangkauan sekitar 370 km, sedangkan AGM-158B JASSM-ER memperluas jangkauannya lebih dari 925 km.

Sistem panduan pada rudal disediakan oleh kombinasi navigasi inersia dan GPS, dan pencari inframerah pencitraan untuk penargetan fase akhir, dengan tingkat kesalahan melingkar (CEP) sekitar 3 m.

Rudal JASSM dapat dibawa berbagai pesawat terbang AS, termasuk pembom B-1B, B-2, B-52H, dan jet tempur F-15E, F-16, dan F-35A, memberikan fleksibilitas operasional yang luas.

Kapasitas muatan bervariasi tergantung pesawat, dengan B-1B mampu membawa hingga 24 rudal JASSM-ER, B-2 hingga 16, dan B-52H hingga 20 unit.

Sedangkan jet tempur seperti F-15E dan F-16 membawa jumlah yang lebih sedikit (biasanya dua rudal), tetapi memberikan kemampuan peluncuran yang lebih terdistribusi di berbagai pangkalan. (RBS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *