Polandia siap bergabung dengan klub elite GCAP: Era baru jet tempur berbasis AI
Rolls-Royce AIRSPACE REVIEW – Polandia tidak lagi puas hanya menjadi pembeli senjata canggih. Warsawa dilaporkan sedang bernegosiasi serius untuk bergabung dalam Global Combat Air Programme (GCAP), sebuah proyek ambisius antara Inggris, Italia, dan Jepang untuk menciptakan jet tempur generasi keenam pada tahun 2035.
Langkah ini menandai perubahan strategi besar, di mana Polandia ingin menjadi pemain kunci, bukan sekadar penonton di industri pertahanan dunia.
Pada Maret 2026, Pemerintah Polandia menegaskan bahwa mereka menginginkan lebih dari sekadar unit pesawat dari program GCAP.
Warsawa ingin mendapatkan transfer teknologi dan dan ilmu rahasia di balik mesin tempur tercanggih, selain kemandirian industri dalam negeri untuk mampu merawat perangkat lunak dan sistem pesawat secara mandiri tanpa ketergantungan penuh pada negara lain.
Polandia juga ingin punya kendali penuh atas sistem pertahanan udara mereka sendiri dalam jangka panjang.
Jet tempur generasi keenam dalam program GCAP bukan hanya soal kecepatan atau kemampuan stealth. Ini adalah sebuah ekosistem tempur cerdas di mana pesawat memiliki sejumlah fitur unggulan seperti, inti jaringan pesawat berawak yang menjadi pusat pusat komando.
Pesawat akan mengendalikan kawanan drone tempur yang bertugas menyerang atau menjadi pengecoh.
Pesawat juga dilengkapi dengan sistem kecerdasan buatan (AI) yang akan membantu pilot memproses data raksasa secara real-time, sehingga pilot lebih berperan sebagai “manajer pertempuran” daripada sekadar pengemudi.
Dengan sistem tersebut, data dibagikan secara instan antarunit di medan perang melalui jaringan digital yang sangat kuat.
Ketertarikan Polandia ini sangat beralasan. Menghadapi ancaman rudal jarak jauh dan sistem pertahanan udara modern di perbatasan timur, Polandia butuh teknologi yang bisa “melihat” dan “bertindak” lebih cepat dari musuh.
Saat ini, Polandia sudah berada di jalur modernisasi militer yang agresif, seperti meningkatkan armada F-16 ke standar baru, mengakuisisi 32 unit F-35A yang segera beroperasi, dan mengeluarkan sekitar 4,8% dari PDB untuk pertahanan pada 2026.
Dengan bergabung ke GCAP, Polandia mengamankan tiket ke barisan depan teknologi militer dunia, memastikan mereka tetap relevan dan tangguh dalam menghadapi peperangan udara masa depan. (RNS)

