Tembus ‘benteng digital’ Kremlin, Ukraina sasar aplikasi MAX Rusia untuk memotong disinformasi perang

Ukraina sasar aplikasi MAX RusiaVia X

AIRSPACE REVIEW – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky membocorkan strategi baru dalam perang informasi melawan Rusia.

Tak lagi hanya bertahan, Kyiv kini mulai melirik MAX, aplikasi pesan instan terbaru milik pemerintah Rusia, sebagai sasaran empuk untuk menyebarkan informasi ke warga Rusia.

Selama ini, Telegram menjadi “medan tempur” utama informasi bagi kedua negara. Namun, karena Rusia mulai memperketat akses ke Telegram dan WhatsApp, Ukraina merasa perlu mencari pintu masuk baru agar suara mereka tetap terdengar di telinga warga Rusia.

Zelensky mengatkan, MAX adalah aplikasi buatan Rusia yang penuh dengan propaganda. Ia menegaskan bahwa timnya sedang mempelajari cara untuk masuk ke aplikasi tersebut.

Presiden Ukraina mengakui intelijen Rusia masih aktif bermain di Telegram untuk memengaruhi warga Ukraina, namun ia memastikan pihaknya terus mendeteksi dan melawan balik.

Langkah Rusia meluncurkan MAX dianggap sebagai upaya “kontrol total” terhadap informasi. Di aplikasi ini, pengguna otomatis berlangganan kanal pro-perang tanpa bisa membatalkannya (unsubscribe).

Diluncurkan pada tahun 2025, MAX dipromosikan sebagai pengganti layanan asing.

Namun, laporan dari media independen Meduza menyebut aplikasi ini lebih mirip alat cuci otak digital karena pengguna dipaksa menerima konten propaganda sejak pertama kali mendaftar. (RNS)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *