Serangan drone Iran menghancurkan drone MQ-9A Reaper milik Italia di Kuwait

MQ-9A Reaper ItaliaAM

AIRSPACE REVIEW – Serangan drone Iran terhadap Pangkalan Udara Ali Al Salem di Kuwait pada 15 Maret 2026, dilaporkan telah menghancurkan drone MQ-9A Reaper milik Angkatan Udara Italia (AM).

Seperti diketahui, Pangkalan Udara Ali Al Salem digunakan untuk mendukung operasi militer yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Italia.

Serangan tersebut menargetkan tempat perlindungan pesawat yang menyimpan drone MQ-9A Italia dan mengakibatkan kehancuran total pesawat tersebut.

Jenderal Luciano Portolano, Kepala Staf Umum Pertahanan Italia, menyatakan bahwa pesawat tak berawak tersebut beroperasi di bawah Satuan Tugas Udara Italia.

Drone tersebut digunakan untuk melakukan misi intelijen, pengawasan, dan pengintaian yang mendukung operasi koalisi melawan ISIS.

“Pagi ini, pangkalan Ali Al Salem di Kuwait, yang menampung personel dan peralatan Amerika dan Italia, menjadi sasaran drone, yang menghantam tempat perlindungan di mana sebuah pesawat tak berawak dari Grup Operasi Udara Italia berada, dan pesawat tersebut hancur,” tulis Portolano di X.

Mengacu pada sumber informasi terbuka, serangan drone Iran mengakibatkan kerugian finansial paling tidak sebesar 30-35 juta USD (setara 510-595 miliar rupiah), yaitu harga dari satu drone MQ-9A buatan General Atomics dari Amerika Serikat ini.

Sementara harga peket lengkap drone MQ-9A bisa mencapai 56,5 juta USD (Rp960 miliar).

Serangan drone Iran terhadap pangkalan udara di Kuwait, merupakan serangan menggunakan taktik saturasi.

    Iran meluncurkan beberapa drone dan rudal, yang memaksa sistem pertahanan udara untuk hanya melacak target yang lebih besar dan terlihat. Operasi militer ini melibatkan penyerangan terhadap musuh melalui serangan ofensif terus-menerus.

    Sementara drone yang lebih kecil berhasil mencapai targetnya karena pertahanan udara sibuk mencegat ancaman udara yang lebih besar, yang memungkinkan drone tersebut mencapai targetnya.

    Drone menyerang pesawat saat pesawat tersebut terparkir di darat di dalam sebuah tempat perlindungan, alih-alih mengejar UAV melalui pertempuran udara.

    Serangan drone Iran terhadap pangkalan udara di Kuwait, terjadi menyusul meningkatnya ketegangan antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.

    Iran telah meluncurkan serangan rudal dan drone sebagai tanggapan terhadap operasi militer AS dan sekutu, yang menargetkan lokasi di Kuwait yang menampung pasukan Amerika. (RNS)

    You may also like...

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *