Setelah beroperasi sejak 1975, kapal induk USS Nimitz akan pensiun tahun 2027

USS NimitzUSN

AIRSPACE REVIEW – Angkatan Laut AS (USN) dilaporkan akan mengoperasikan USS Nimitz (CVN 68) hingga tahun 2027 sambil memulai persiapan industri yang diperlukan untuk penonaktifan dan pengosongan bahan bakar nuklirnya.

Mulai ditugaskan pada tahun 1975 sebagai “kapal induk super” kelas Nimitz pertama, kapal ini tetap ditempatkan di Indo-Pasifik, mendukung penerbangan angkatan laut AS dan pencegahan regional hingga awal tahun depan.

Saat ini USN sedang mengoordinasikan perencanaan galangan kapal dan logistik untuk memastikan transisi yang lancar ketika kapal tersebut dipensiunkan.

Menurut pengumuman kontrak Departemen Perang AS (DoW) yang diterbitkan pada 13 Maret 2026, divisi Newport News Shipbuilding dari Huntington Ingalls Industries di Virginia telah mendapatkan kontrak senilai 95.7 juta USD.

Kontrak ini mencakup perencanaan awal dan pengadaan material jangka panjang yang diperlukan untuk mempersiapkan penonaktifan dan pengosongan bahan bakar kapal induk tersebut.

Disebutkan, semua pekerjaan akan dilakukan oleh galangan kapal Newport News Shipbuilding, Virginia, dengan penyelesaian yang diharapkan pada Maret 2027.

Persiapan industri awal ini mencerminkan kompleksitas teknis dari proses penonaktifan kapal induk bertenaga nuklir.

Proses penonaktifan melibatkan perencanaan teknik yang ekstensif, pengadaan peralatan khusus, dan persiapan untuk mengeluarkan bahan bakar nuklir dari reaktor kapal.

Newport News Shipbuilding memiliki posisi unik untuk pekerjaan ini. Merupakan satu-satunya galangan kapal AS yang mampu membangun, mengisi bahan bakar, dan mendukung kapal induk bertenaga nuklir.

Hal ini menjadikannya fasilitas industri pusat yang bertanggung jawab untuk mengelola siklus hidup armada kapal induk USN.

Meskipun memasuki fase akhir siklus hidupnya, kapal induk USS Nimitz terus menjalankan misi operasional.

Pada Desember 2025, kapal induk tersebut memulai penugasan yang diperkirakan akan menjadi penugasan terakhirnya di Laut Cina Selatan.

Kapal tersebut beroperasi di timur laut Pulau Natuna, Indonesia. Penugasan ini menempatkan gugus tempur kapal induk di perairan yang semakin sering dipatroli oleh pasukan angkatan laut China, kapal penjaga pantai, dan unit milisi maritim di dekat gugusan pulau yang disengketakan dan jalur laut yang penting.

Diresmikan pada 3 Mei 1975, USS Nimitz adalah kapal pertama dari kelas kapal induk Nimitz, dengan bobot mencapai 100.000 ton yang ditenagai oleh dua reaktor nuklir A4W yang menggerakkan empat turbin uap dan empat poros.

Hal ini memungkinkan melaju dengan kecepatan konstan lebih dari 30 knot. Kapal dapat beroperasi dalam jangka waktu lama tanpa batasan waktu.

Dek penerbangan kapal induk raksasa ini dapat menampung lebih dari 60 pesawat. Termasuk jet tempur F/A-18E/F Super Hornet, pesawat perang elektronik EA-18G Growler, dan platform peringatan dini dan komando udara E-2D Advanced Hawkeye.

Kapal juga membawa helikopter MH-60R dan MH-60S Seahawk yang mendukung peperangan antikapal selam, logistik, dan operasi pencarian dan penyelamatan.

Bersama-sama, pesawat-pesawat ini memberikan kemampuan komprehensif kepada kelompok serang kapal induk untuk serangan presisi, serangan elektronik, pengawasan, kontrol maritim, dan pertahanan armada. (RBS)

You may also like...

4 Responses

  1. Lha mending minta hibah kapal induk ini lebih lengkap dari gaibaldi, ada sistem ketapel, dek bertingkat yg luas, kalo bisa sih 😆👍

  2. Abdul says:

    Coba tawarin ke negara yang bernama Indonesia mana tau berminat. Negara itu kan doyan yang bekas bekas. Bahkan pakaian bekas pun laku keras di Indonesia

    • Abdi says:

      bekas gk papa yg penting masih layak pakai apalagi klo di modernisasi dan upgrade pastinnya lebih bagus dan siap gebar geber indo pasifik👍

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *