Rusia tembak jatuh Su-27, Kyiv konfirmasi gugurnya Kolonel Alexander Dovgach

Komandan Brigade Ukraina tewas dalam pertempuran dengan Rusia_Via X

AIRSPACE REVIEW – Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan pasukan Moskow berhasil menembak jatuh sebuah jet tempur Su-27 Angkatan Udara Ukraina (UAF).

Dikatakan bahwa pesawat tersebut ditembak jatuh oleh Angkatan Dirgantara Rusia (VKS) dalam operasi militer khusus.

“Angkatan Dirgantara Rusia menembak jatuh pesawat Su-27 Angkatan Udara Ukraina,” bunyi pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia.

Ditambahkan bahwa dalam 24 jam terakhir, Rusia berhasil mencegat beragam ancaman termasuk 241 drone, bom udara berpemandu, dan roket yang ditembakkan oleh sistem HIMARS Ukraina.

Klaim tentang jatuhnya jet tempur Su-27 Ukraina oleh pasukan Rusia, muncul bersamaan dengan konfirmasi kematian salah satu pilot tempur paling berpengalaman Ukraina.

Angkatan Udara Ukraina melaporkan bahwa Kolonel Oleksandr Dovhach, Komandan Brigade Penerbangan Taktis ke-39 dan penerima gelar Pahlawan Ukraina, tewas dalam pertempuran di timur negara itu pada tanggal 9 Maret.

Otoritas Ukraina belum mengonfirmasi pesawat mana yang digunakan Dovhach pada saat kejadian, dan keadaan pasti kematian tersebut masih dalam penyelidikan.

UAF menggarisbawahi bahwa Dovhach adalah salah satu pilot paling berpengalaman di Ukraina dan telah memimpin brigadenya sejak awal invasi besar-besaran Rusia.

Menurut pernyataan resmi, komandan tersebut berpartisipasi dalam ratusan misi tempur, menyerang pos komando, peralatan militer, dan jalur komunikasi pasukan Rusia.

Selama perang, Dovhach berpartisipasi dalam operasi di wilayah Kyiv, Kharkiv, dan Kherson, serta misi yang terkait dengan operasi di sekitar Pulau Ular yang strategis di Laut Hitam.

Menurut UAF Dovhach juga bertugas dalam misi pengawalan dan perlindungan untuk pesawat serang dan pembom, selain berpartisipasi dalam pencegatan drone dan rudal musuh.

“Oleksandr Dovhach bukan hanya seorang komandan. Dia adalah seorang pemimpin sejati dan pilot tempur ulung. Sejak hari-hari pertama invasi skala besar, brigade di bawah komandonya memberikan pukulan yang tepat dan menyakitkan terhadap musuh,” kata UAF dalam penyrataan resminya.

Sejak awal perang, jet tempur Ukraina Su-27 dan MiG-29 Ukraina telah digunakan dalam patroli pertahanan udara, misi intersepsi, dan serangan terhadap posisi Rusia di dekat garis depan.

Sejauh ini, Kyiv belum mengonfirmasi apakah kematian Kolonel Oleksandr Dovhach terkait langsung dengan klaim Rusia mengenai penembakan jet tempur Su-27 Ukraina. (RNS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *