Guna melindungi tetangganya Bulgaria dari serangan rudal balistik, Yunani mengerahkan sistem pertahanan udara MIM-104 Patriot

Sistem pertahanan udara PatriotIstimewa

AIRSPACE REVIEW – Yunani telah mengerahkan sistem pertahanan udara MIM-104 Patriot miliknya ke wilayah Yunani Utara untuk memperluas perlindungan terhadap serangan rudal balistik ke sebagian besar wilayah Bulgaria, tetangganya.

Sebelumnya, pada 11 Maret 2026, Menteri Pertahanan Bulgaria Atanas Zapryanov mengonfirmasi bahwa sistem pertahanan udara Patriot Yunani kini memperkuat perlindungan wilayah udara Bulgaria.

Pengerahan ini menyusul permintaan Bulgaria untuk dukungan pertahanan rudal tambahan dan juga mencakup pesawat tempur F-16 Yunani serta petugas penghubung di Sofia untuk mengoordinasikan pengawasan udara dan data radar dalam struktur NATO.

Kesepakatan tersebut menggabungkan satu baterai Patriot, dua jet tempur F-16 Yunani yang ditempatkan di pangkalan udara di Yunani Utara, dan pengiriman dua perwira Angkatan Udara Yunani ke pusat operasi angkatan bersenjata Bulgaria di Sofia.

Otoritas Bulgaria menegaskan bahwa unit pertahanan udara nasional terus beroperasi dan penguatan tersebut terintegrasi dengan sistem Bulgaria yang ada dalam arsitektur pertahanan rudal NATO.

Dua pesawat tempur F-16 Yunani yang ditugaskan dalam misi ini memperkuat pengawasan udara dan bertugas menanggapi ancaman udara, termasuk pesawat dan sistem tak berawak yang mendekati wilayah udara Bulgaria.

Sementara, dua perwira senior Angkatan Udara Yunani ditempatkan di Sofia untuk memastikan koordinasi operasional antara struktur komando Yunani dan Bulgaria serta untuk menyinkronkan data radar dan prosedur intersepsi.

Permintaan Bulgaria kepada Yunani menyusul peluncuran rudal Iran ke arah Turkiye pada 4 Maret 2026, sebuah peristiwa yang meningkatkan kekhawatiran tentang paparan Eropa Tenggara terhadap lintasan rudal jarak jauh yang berasal dari Iran.

Disebutkan, sebagian wilayah Yunani, Bulgaria, dan Rumania berada dalam jangkauan potensial rudal balistik jarak jauh Iran, yang dapat melebihi beberapa ribu kilometer tergantung pada sistem yang digunakan.

Otoritas Bulgaria juga menyatakan keprihatinan mengenai serangan yang dikaitkan dengan Iran terhadap target di Siprus dan menyoroti dampak kumulatif krisis regional terhadap lingkungan keamanan Eropa.

Mengenai MIM-104 Patriot Yunani, sistem tersebut telah beroperasi beberapa dekade sebagai komponen inti dari jaringan pertahanan udara berlapisnya, melengkapi sistem lain seperti S-300PMU-1 buatan Rusia.

Yunani memperoleh baterai Patriot pada akhir tahun 1990-an dan awal tahun 2000-an sebagai bagian dari upaya modernisasi yang dirancang untuk memperkuat pertahanan udara terhadap ancaman pesawat terbang dan rudal balistik.

Baterai-baterai ini diintegrasikan dengan jaringan radar nasional dan struktur pertahanan udara NATO untuk memberikan perlindungan bagi area-area penting, termasuk daratan Yunani dan Mediterania timur.

Mengenai MIM-104 Patriot adalah sistem pencegat rudal permukaan ke dara dan antibalistik bergerak yang diproduksi oleh perusahaan Lockheed Martin Amerika Serikat.

Satu baterai Patriot biasanya terdiri dari beberapa elemen utama, termasuk perangkat radar AN/MPQ-53 atau AN/MPQ-65, stasiun kendali penyerangan, dan beberapa peluncur rudal yang dipasang pada semi trailer yang ditarik oleh kendaraan kelas berat.

Radarnya melakukan fungsi deteksi, identifikasi, pelacakan, dan panduan penargetan secara simultan, memungkinkan satu unit untuk mengelola seluruh rangkaian intersepsi.

Sistem ini mampu mendeteksi target kecil dan cepat seperti rudal balistik dan rudal jelajah, sekaligus melacak pesawat dengan penampang radar rendah (siluman).

Rudal pencegat Patriot dapat menargetsasaran pada jarak hingga sekitar 160 km, meluncur dengan kecepatan hingga 3,5 Mach untuk versi PAC-2 (MIM-104D/E) dan 5 Mach versi PAC-3. (RBS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *