Korps Marinir AS membeli mortir bergerak Scorpion Light, dapat menembakkan delapan munisi dalam dua menit
Global Military Products AIRSPACE REVIEW – Global Military Products (GMP) pada 24 Februari 2026 mengumumkan telah menerima kontrak senilai hingga 4,9 juta USD untuk mengirimkan sejumlah sistem mortir Scorpion Light ke Korps Marinir AS (USMC).
Sistem mortir bergerak tersebut akan dipasok melalui Naval Surface Technology & Innovation Consortium (NST&IC) dan akan menjalani evaluasi dan pengujian tembak langsung setelah dikirimkan.
Scorpion Light adalah sistem mortir otomatis kaliber 81 mm dengan jangkauan tembak 6,5 km dan 8 km untuk versi 120 mm.
Sistem mortir pesanan USMC ini dipasang pada kendaraan taktis ringan Polaris MRZR Alpha 6×6 yang dirancang untuk meningkatkan mobilitas, daya hancur, perlindungan operator, dan kemampuan pengangkutan lewat udara.
Kehadiran Scorpion Light dimaksudkan untuk mendukung formasi infanteri ringan yang beroperasi di medan yang sulit di mana sistem mortir tarik tradisional mungkin menghadapi keterbatasan mobilitas.
Fitur unggulan dari sistem ini adalah dapat disebarkan dan dipindahkan secara cepat, dapat menembakkan delapan peluru dengan waktu dua menit.
Penempatan dan perpindahan yang cepat dimaksudkan untuk memungkinkan awak mortir untuk menyerang target dan bergerak sebelum musuh dapat melakukan tembakan balasan yang efektif.
Scorpion Light menggabungkan sistem pengendalian tembakan digital canggih, dirancang untuk memungkinkan penargetan dan pembidikan ulang yang cepat.
Kendaraan pengusung Scorpion Light ini dikembangkan menggunakan platform Polaris MRZR Alpha 4×4 dengan penambahan gardan ke-3, menjadi berpenggerak 6×6.
MRZR Alpha 6×6 memiliki lebih dari 90 persen kesamaan suku cadang dengan kendaraan MRZR Alpha 4×4 yang telah digunakan oleh unit USMC dan Pasukan Khusus AS, sehingga menyederhanakan logistik dan perawatan.
Dalam misi tempurnya, Polaris MRZR Alpha 6×6 diawaki oleh dua kru dan mengangkut hingga 48 munisi mortir bersama sistem senjata tersebut.
Kendaraan ini memiliki kapasitas muatan total 3.600 pon (1.632 kg), termasuk sekitar 3.000 pon (1.360 kg) di dalam bak kargo yang diperpanjang.
Berdimensi kompak, MRZR Alpha 6×6 dapat diangkut secara internal menggunakan pesawat tiltrotor Bell-Boeing MV-22 Osprey milik USMC.
Kemampuan ini memungkinkan penyisipan tim mortir dengan cepat ke lingkungan terpencil atau sulit dijangkau tanpa memerlukan pesawat angkut berat atau infrastruktur yang sudah mapan. (RBS)

