Embraer dan Northrop Grumman bekerja sama untuk melengkapi KC-390 dengan sistem pengisian bahan bakar boom otonom canggih, ditawarkan kepada AS negara-negara mitra

KC-390 dengan sistem boom untuk AAREmbraer

AIRSPACE REVIEW – Embraer dan Northrop Grumman, pada 19 Februari 2026, mengumumkan kerja sama untuk melengkapi pesawat tanker KC-390 Millennium dengan sistem pengisian bahan bakar boom otonom canggih dan sistem misi yang ditingkatkan.

Pesawat tersebut akan ditawarkan kepada Angkatan Udara AS (USAF) dan angkatan udara negara-negara mitra yang membutuhkan.

Langkah ini akan menjadikan KC-390 sebagai pesawat tanker kelas medium generasi berikutnya untuk Penggunaan Tempur yang Lincah (Agile Combat Employment) di berbagai tempat.

Pengisian bahan bakar model boom saat ini masih sangat bergantung pada kontrol manusia, penerbangan formasi yang tepat, dan beban kerja operator yang signifikan.

Tugas tersebut akan semakin berat dilakukan dalam kondisi cuaca buruk, turbulensi, atau pada malam hari dengan jarak pandang rendah.

Bagi USAF, kemampuan pengisian bahan bakar di udara menggunakan metode boom dapat memecahkan masalah kompatibilitas.

Seperti diketahui, banyak pesawat USAF terutama jet tempur dan beberapa pesawat misi khusus, dioptimalkan untuk pengisian bahan bakar di udara dengan metoda boom (suntik langsung ke tangi bahan bahan bakar) dibanding menggunakan sistem probe and drogue (batang dan kerucut).

Sistem boom otonom akan mengurangi beban pelatihan, risiko kecelakaan, dan spesialisasi awak pesawat yang terukur.

Saat ini, pesawat tanker KC-390 mengandalkan sistem pengisian bahan bakar probe and drogue melalui pod yang terpasang di sayap. Laju transfer pengisian bahan bakar mencapai hingga 400 galon AS per menit per pod.

Pesawat ini juga dirancang untuk dapat menerima transfer bahan bakar dari pesawat tanker lainnya sehingga memungkinkan pengisian bahan bakar antarpesawat tanker yang dapat memperpanjang jangkauan penerbangan dan mendukung pergerakan reposisi jarak jauh tanpa bergantung pada hub tetap.

Dengan penambahan sistem pengisian bahan bakar model boom otonom yang canggih serta sistem misi yang ditingkatkan, pasar pesawat tanker kelas mediuam yang disasar KC-390 Millennium akan semakin terbuka untuk dikuasai.

KC-390 adalah versi tanker dari pesawat C-390 Millennium yang dikembangkan oleh Embraer. Pesawat ini dapat mengangkut muatan hingga 26 ton kargo atau 80 prajurit atau 64 penerjun payung berpakaian lengkap.

Pesawat bisa membawa 74 pasien dengan peralatan ICU lengkap untuk misi medik udara. Pesawat juga bisa dilengkapi dengan sistem MAFFS II (Modular Airborne FireFighting System II) untuk menjatuhkan air di area kebakaran.

Pesawat menggunakan dua mesin IAE V2500 dengan kecepatan maksimal sekitar 850 km/jam atau Mach 0.8.

Semua kendali pesawat menggunakan kabel elektronik digital (fly-by-wire), sehingga pilot lebih mudah mengendalikan pesawat dalam cuaca buruk atau saat melakukan manuver pengisian bahan bakar yang presisi.

Meskipun bermesin jet, pesawat ini tetap bisa mendarat dan lepas landas di landasan pacu yang kasar, berpasir, atau bahkan tertutup salju seperti di Antartika. (RNS)

Mungkin Anda juga menyukai

1 Respon

  1. Conima berkata:

    Mungkin kaitan kunjungan ke Jakarta waktu ini salah satu pemasaran untuk tanker F-16

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *