Terungkap, Ukraina akan membeli 150 jet Gripen E/F dari Swedia menggunakan uang pinjaman dari Uni Eropa

Gripen ESaab

AIRSPACE REVIEW – Ukraina akan menggunakan sebagian dari paket keuangan yang disetujui oleh Uni Eropa untuk meningkatkan pengadaan lebih dari 150 jet tempur Saab Gripen E/F dari Swedia.

Rencana tersebut dibahas setelah pertemuan antara pejabat pertahanan Swedia dan perwakilan pemerintah Ukraina.

Kedua perwakilan bersepakat akan menggunakan sumber daya Eropa untuk membiayai pembelian pesawat maupun penguatan sistem pertahanan udara nasional Ukraina lainnya.

Seperti diberitakan, Parlemen Eropa baru-baru ini menyetujui program dukungan luas yang diperkirakan sekitar 90 miliar euro (106,8 miliar USD) atau sekitar Rp1.792 triliun untuk periode antara tahun 2026 dan 2027.

Struktur paket tersebut membagi sumber daya antara bantuan ekonomi dan investasi militer langsung, yang memungkinkan Kyiv untuk mempertahankan stabilitas keuangan sambil memperluas kapasitas operasionalnya.

Sebagian besar dari jumlah ini dialokasikan untuk modernisasi angkatan bersenjata dan pengadaan peralatan yang diproduksi oleh industri Eropa, menciptakan peluang untuk proyek-proyek strategis seperti jet tempur Gripen.

Pihak berwenang Swedia mengatakan negosiasi masih dalam tahap lanjut, tetapi jadwal akhir akan bergantung pada partisipasi mitra internasional yang bersedia berbagi biaya program tersebut.

Gagasan pembiayaan bersama muncul sebagai solusi untuk mempercepat proses dan mengurangi beban keuangan Ukraina.

Gripen dipandang oleh Kyiv sebagai platform yang sangat cocok karena membutuhkan infrastruktur yang lebih sedikit dan dirancang untuk beroperasi dari pangkalan yang tersebar, karakteristik yang dianggap penting dalam skenario perang intensitas tinggi.

Kemajuan dalam diskusi ini menyusul penandatanganan surat pernyataan niat antara Ukraina dan Swedia pada Oktober 2025.

Surat pernyataan niat tersebut merupakan sebuah dokumen yang membuka jalan bagi kontrak di masa depan yang melibatkan transfer pesawat, pelatihan pilot, dan kemungkinan kerja sama industri.

Sementara pembicaraan tentang jet tempur terus berlanjut, Swedia terus memperluas bantuan militer langsungnya, termasuk sistem pertahanan udara dan paket bantuan baru yang bertujuan untuk memerangi drone dan rudal jarak jauh.

Membeli 150 Gripen Butuh Sekitar Rp550 triliun

Untuk membeli sekitar 150 unit jet tempur Gripen, Ukraina sedikitnya membutuhkan 27,6 miliar euro (32,7 miliar USD) atau sekitar Rp550 triliun.

Angkat tersebut mengacu pada angka harga 184 juta euro (218 juta USD) atau setara Rp3,6 triliun per satu pesawat Gripen E/F paket lengkap, mengacu pada audit kontrak Kolombia tahun 2025.

Selain berencana untuk mengakuisisi 150 jet Gripen E/F dari Swedia, Ukraina juga berencana untuk mengakuisisi 100 jet tempur Rafale F4 dari Prancis. (RNS)

2 Replies to “Terungkap, Ukraina akan membeli 150 jet Gripen E/F dari Swedia menggunakan uang pinjaman dari Uni Eropa”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *