Lamprey MMAUV, kendaraan bawah laut otonom multifungsi dari Lockheed Martin
Lockheed Martin AIRSPACE REVIEW – Lockheed Martin meluncurkan Kendaraan Bawah Laut Otonom Multimisi (Multi-Mission Autonomous Undersea Vehicle/MMAUV) Lamprey. Wahana bawah air otonom berkonsep “plug-and-play” ini dirancang untuk menjalankan beragam fungsi guna meningkatkan kapabilitas militer AS dan sekutu di lingkungan maritim yang diperebutkan.
Perusahaan mengatakan, Lamprey dikembangkan berdasarkan kebutuhan Angkatan Laut AS (US Navy) untuk menjalankan akses rahasia dan operasi penolakan laut.
Dijelaskan bahwa konsep Lamprey meniru hewan laut secara alami. Wahana ini dapat menempel pada kapal permukaan atau kapal selam dan melakukan pengisian ulang baterainya menggunakan hidrogenator bawaan.
Nama Lamprey diambil dari jenis ikan purba yang tidak memiliki rahang. Di Indonesia, hewan ini sering disebut ikan sembilan mata. Ikan ini hidup di iklim subtropis seperti di Amerika Utara, Eropa, Asia Timur dan Pasifik.
Wahana Lamprey dapat melaksanakan misi intelijen, pengawasan, pengintaian, penargetan, pengumpulan multi-intelijen, dan penyampaian efek kinetik dan non-kinetik. MMAUV ini juga dapat menempatkan peralatan ke dasar laut.
“Medan pertempuran modern menuntut platform yang dapat bersembunyi, beradaptasi, dan mendominasi,” kata Paul Lemmo, Wakil Presiden dan Manajer Umum Sensor, Efektor & Sistem Misi di Lockheed Martin.
Ia menambahkan bahwa program yang dijalankan dengan anggaran internal perusahaan ini memungkinkan iterasi cepat untuk menghasilkan senjata multimisi sejati yang mendeteksi, mengganggu, mengelabui, dan menyerang sendiri.
Kendaraan ini memiliki ruang muatan yang dapat digunakan untuk membawa torpedo antikapal selam hingga peluncur drone.Lamprey juga menawarkan biaya lebih rendah dibandingkan platform berawak.
Lamprey dapat mengerahkan sonobouys atau sensor sekali pakai lainnya. Drone bawah laut ini juga dapat membawa serangkaian sensornya sendiri yang tidak ditentukan. Ini bisa termasuk sonar, sistem deteksi sinyal frekuensi radio (RF) pasif, dan/atau optik yang dapat digunakan saat berada di bawah permukaan air atau berlayar dekat permukaan.
MMAUV ini mampu berkomunikasi melalui tiang yang dapat ditarik saat berlayar dekat permukaan, serta melalui simpul di dasar laut saat berada di bawah permukaan air.
Selain mampu meluncurkan serangan kinetik sendiri, Lamprey disebut dapat mengirimkan informasi ke pesawat tempur F-35 yang terbang di atasnya, yang kemudian menembakkan rudal ke kapal target.
Di era perang modern, penggunaan kendaraan otonom (tanpa awak) memberikan beberapa keuntungan strategis. Kendaraan ini bisa dikerahkan ke area yang sangat berbahaya tanpa mempertaruhkan nyawa awak kapal. (RNS)
