Bendera Arab Saudi menempel di model jet tempur KAAN, Turkiye: Kesepakatan bisa terwujud tahun ini
Via X AIRSPACE REVIEW – Industri Dirgantara Turkiye (Turkish Aerospace/TA) sedang dalam negosiasi lanjutan dengan Arab Saudi terkait Pesawat Tempur Nasional KAAN. Dilaporkan, pembicaraan kini berada pada “tingkat tertinggi” dengan potensi kesepakatan diharapkan terwujud tahun ini.
Mehmet Demiroğlu, General Manager Turkish Aerospace kepada Anadolu di World Defense Show (WDS) 2026 mengatakan, diskusi dengan Arab Saudi telah berlangsung cukup lama.
“Pekerjaan kami telah berlangsung cukup lama, dan sekarang negosiasi telah ditingkatkan ke tingkat tertinggi,” kata dia.
“Pada fase berikutnya, mungkin tahun ini, atau bahkan lebih cepat, kami berharap dapat berbagi kabar baik dengan Anda,” Demiroğlu menambahkan.
Proses tersebut telah dikoordinasikan oleh Kepresidenan Industri Pertahanan (SSB) dan membutuhkan perjanjian antarpemerintah dengan rencana, proyek, dan program yang komprehensif.
Diskusi mencakup potensi pesanan mulai dari 20 hingga 100 pesawat, tergantung pada model kerja sama yang dipilih Arab Saudi.
“Jumlahnya juga sedang dibahas, ada 20, dan ada 50. Ini adalah angka-angka yang sedang dibahas yang bervariasi sesuai dengan modelnya,” katanya.
Jika ingin membangun jalur perakitan akhir KAAN, lanjutnya, perlu pesanan lebih dari 50 atau 100.
Ia menekankan bahwa meskipun angka pastinya akan bergantung pada model mana yang dipilih dan tingkat partisipasi apa yang dipilih, ia memastikan bahwa pesanan Arab Saudi tidak akan 3 atau 5 unit.
Ketika ditanya apakah model kerja sama dengan Arab Saudi akan menyerupai kemitraan dengan Indonesia atau berbeda, Demiroglu menyatakan bahwa semua opsi masih dipertimbangkan.
“Semua ini adalah topik yang sedang dibahas. Ini dapat berubah tergantung pada keinginan negara, infrastruktur mereka, dan berapa banyak yang ingin mereka beli, tetapi semuanya masih terbuka,” katanya.
Partisipasi bisa berupa pembelian langsung, atau bisa juga partisipasi dalam proyek di tingkat tertinggi.
Selain kerja sama terkait jet tempur KAAN, Demiroglu juga mengungkapkan bahwa diskusi mencakup kemungkinan memproduksi helikopter serbaguna Gokbey di Arab Saudi, sejalan dengan tujuan Visi 2030 kerajaan tersebut.
Terkait helikopter ini, pekerjaan intensif telah dilakukan tahun lalu dan akan berlanjut tahun ini dengan pertemuan yang dijadwalkan selama pameran.
Tahun lalu, helikopter serbaguna Gokbey terbang di pameran IDEF 2025 di Bandara Ataturk di Istanbul. (RNS)

Bendera Indonesia mana kan kita dulu yang teken kontrak walau duitnya belum dikirim? 🤔