Rusia integrasikan mesin PD-8 buatan dalam negeri ke pesawat SJ-100 ketiga
UAC AIRSPACE REVIEW – Rusia melalui Yakovlev, bagian dari United Aircraft Corporation (UAC), mengintegrasikan mesin PD-8 buatan dalam negeri ke pesawat SJ-100 ketiga. Uji mesin pesawat terus berlangsung untuk mempercepat sertifikasinya.
Pesawat prototipe baru tersebut melakukan penerbangan berjarak 6.000 km antara Komsomolsk-on-Amur dan Zhukovsky, di luar Moskow, dengan transit di Novosibirsk.
Penerbangan berlangsung sekitar delapan jam menandai langkah penting Rusia lainnya.
Dengan kedatangan pesawat ketiga yang dilengkapi dengan perangkat aerodinamis canggih sabrelet, program uji terbang memasuki fase baru.
Pengujian berfokus pada kinerja sistem propulsi domestik PD-8. Mesin ini merupakan turunan dari mesin PD-14 yang digunakan oleh pesawat MC-21.
Yakovlev berencana menggunakan jet baru SJ-100 untuk setidaknya 130 uji terbang guna mengevaluasi kinerja pesawat dan mesin dalam berbagai kondisi operasi.
SJ-100, juga dikenal sebagai Superjet Baru, merupakan respons industri kedirgantaraan Rusia terhadap sanksi internasional dan blokade suku cadang serta layanan perawatan dari produsen Barat.
Proyek ini bertujuan untuk sepenuhnya menghilangkan ketergantungan pada komponen asing, mengganti mesin, avionik, dan sistem dengan alternatif yang dikembangkan di Rusia.
Sejak Juni 2024, prototipe pertama SJ-100, yang masih dilengkapi dengan mesin SaM146 buatan Prancis-Rusia, telah berpartisipasi dalam pengujian.
Pada Maret 2025, prototipe kedua, yang dilengkapi dengan mesin PD-8, bergabung dalam uji coba.
Pemerintah Rusia telah berinvestasi besar-besaran dalam produksi pesawat komersial domestik sebagai upaya untuk memastikan keberlanjutan dan kedaulatan sektor penerbangan.
Sertifikasi resmi SJ-100 diperkirakan akan selesai pada akhir tahun 2025, dengan pengiriman ke operator domestik seperti Aeroflot dan maskapai regional dimulai pada tahun 2026.
UAC merencakanan produksi serial pesawat SJ-100 mencapai 20 unit per tahun, yang seluruhnya menggunakan komponen dalam negeri. (RNS)
