46 pesawat TNI AU dan 700 personel kumpul di Iswahjudi, laksanakan MOT

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Sebanyak 46 pesawat TNI AU dan 700 personel pendukung berkumpul di Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Iswahjudi untuk melaksanakan latihan Mission Oriented Training (MOT) mulai Minggu, 18 Oktober hingga 27 Oktober 2020 mendatang.

Sejak Sabtu ini, sebagian besar peserta MOT telah hadir di Iswahjudi Air Force Base. Setibanya di tempat tersebut, semuanya diwajibkan mengikuti protokol kesehatan terkait COVID-19.

Mereka menjalani Rapid Test Antigen/Swab Antigen oleh para petugas dari laboratorium Rumah Sakit Angkatan Udara dr. Efram Harsana, Lanud Iswahjudi.

Sementara untuk barang dan peralatan latihan, terlebih dahulu disterilisasi menggunakan carian disinfektan.

Para personel yang hasil uji Swab-nya negatif diperbolehkan melanjutkan kegiatan latihan. Sedangkan bagi yang positif langsung di karantina dan dilakukan Swab PCR.

Seluruh tempat tinggal/mess bagi para peserta juga mendapatkan perhatian sesuai protokel kesehatan.

Pesawat tempur, angkut, dan helikopter

C-130 TNI AUPenlanud Iwj

Seluruh 46 pesawat yang terlibat dalam latihan MOT terdiri dari pesawat tempur, pesawat angkut, dan helikopter. Mereka berasal dari 15 skadron udara yang ada di Indonesia.

Lanud Iswahjudi sendiri mengerahkan tiga jenis pesawat tempur yang dioperasikan, yaitu enam F-16 dari Skadron Udara 3, tiga Su-27/30 dari Skadron Udara 14, dan enam T-50i dari Skadron Udara 15.

Skadron pesawat tempur lainnya yang ikut dalam latihan ini adalah Skadron Udara 1 dan Skadron Udara 12 dengan pesawat Hawk 100/200, Skadron Udara 16 dengan pesawat F-16, Skadron Udara 11 dengan pesawat Su-27/30, dan Skadron Udara 21 dengan pesawat EMB-314 Super Tucano.

Untuk pesawat angkut melibatkan Skadron Udara 2 dengan pesawat CN295,  Skadron Udara 5 dengan pesawat B737 Intai Strategis, serta Skadron Udara 31, 32, dan 33 dengan pesawat C-130 Hercules.

Sementara untuk helikopter berasal dari Skadron Udara 6 dengan heli AS-332 Super Puma dan Skadron Udara 8 heli EC-725 (H225M) Caracal.

Penerbang hingga GFAC

Pemeriksaan kesehatan dan swab test penerbang TNI AUPenlanud Iwj

Personel yang terlibat dalam latihan mulai dari penerbang, teknisi/kru darat, Korps Pasukan Khas TNI AU, personel Ground Control Interception (GCI), Ground Forward Air Controller (GFAC), dan sejumlah personel pendukung operasional penerbangan lainnya.

Seperti dittulis dalam siaran berita Lanud Iswahjudi yang diterima oleh Airspace Review, dikatakan bahwa latihan MOT diharapkan mampu mencapai hasil yang optimal sesuai dengan tujuan latihan yang telah ditetapkan.

Tiga tujuan utama dari latihan ini adalah, pertama memberikan pengalaman dan meningkatkan pengetahuan personel dalam melaksanakan operasi udara dengan memadukan berbagai jenis platform pesawat yang berbeda.

Kedua, meningkatkan kemampuan dalam memahami konsiderasi, ancaman dan aset dalam merencanakan dan melaksanakan suatu misi operasi udara.

Ketiga, meningkatkan koordinasi dan kerjasama antara personel penerbang yang memiliki perbedaan platform, personel GCI maupun GFAC.

Latihan akan dilaksanakan area latihan Lanud Iswahjudi, Magetan dan area latihan Lanud Abdulrahman Saleh, Malang, Jawa Timur.

Menjelang pelaksanaan latihan MOT, pada Sabtu ini Lanud Iswahjudi menggelar kegiatan keagamaan berupa Doa Bersama di Masjid Nurul Jannah Disops Lanud Iswahjudi bagi yang beragam Islam.

Kegiatan keagamaan ini diikuti oleh Komandan Lanud Iswahjudi Marsekal Pertama TNI Widyargo Ikoputra, S.E., M.M.,  para pejabat jajaran Lanud Iswahjudi dan perwakilan perwira peserta latihan MOT.

Roni Sontani

IG: @ronisontani

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *