Radar RTX APG-79 AESA akan menggantikan radar kuno tahun 1960-an pada pembom B-52

B-52H stratofortressRTX
-In a conventional conflict, the B-52 can perform air interdiction, offensive counter-air and maritime operations. During Desert Storm, B-52s delivered 40 percent of all the weapons dropped by coalition forces. It is highly effective when used for ocean surveillance, and can assist the U.S. Navy in anti-ship and mine-laying operations. Two B-52s, in two hours, can monitor 140,000 square miles (364,000 square kilometers) of ocean surface. All B-52s are equipped with an electro-optical viewing system that uses platinum silicide forward-looking infrared and high resolution low-light-level television sensors to augment the targeting, battle assessment, flight safety and terrain-avoidance system, thus further improving its combat ability and low-level flight capability. (U.S. Air Force photo)

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Radar APG-79 yang merupakan radar AESA (Active Electronically Scanned Array) buatan RTX (Raytehon) akan diintegrasikan pada pesawat pembom B-52 Stratofortress Angkatan Udara AS (USAF).

Radar tersebut akan menggantikan radar lama buatan tahun 1960-an. Setelah diintegrasikan, radar baru akan menjalani pengujian dan verifikasi lapangan terlebih dahulu di pesawat B-52.

Dengan radar AESA di dalamnya, B-52 akan mendapatkan peningkatan kemampuan navigasi dan penargetan di area dengan ancaman yang lebih tinggi.

Saat ini, B-52H USAF menggunakan radar lama ALR-20A buatan tahun 1960-an yang sudah kuno.

Sementara radar APG-79 AESA telah digunakan antara lain pada pesawat F/A-18E/F Super Hornet Angkatan Laut AS.

Sistem ini memberikan peningkatan kemampuan penargetan dan pelacakan udara-ke-udara dan udara-ke-permukaan melalui kemudi berkas cahaya berkecepatan dekat.

Dibangun dengan arsitektur sistem terbuka dan komponen komersial, APG-79 tetap memberikan keandalan dan peningkatan kemampuan.

Peningkatan radar canggih akan memastikan pesawat tetap relevan dan siap menjalankan misi sepanjang masa pakainya.

RTX akan memproduksi radar di Forest, Mississippi dan El Segundo, California.

-RNS-

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *