US Space Force kembangkan proyek rahasia Rantai Pembunuh Jarak Jauh

E-8 JSTARSUSAF
ROE

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Angkatan Luar Angkasa AS (US Space Force/USSF) sedang mengembangkan proyek rahasia Long Range Kill Chains (Rantai Pembunuh Jarak Jauh).

Dibutuhkan anggaran 1,2 miliar dolar AS dalam lima tahun ke depan untuk pengembangan proyek ini, tulis Defense News.

Di bawah program baru ini, sebagian dari misi Indikator Target Pergerakan Darat (GMTI) akan beralih dari Angkatan Udara AS (USAF) ke USSF.

Tugas-tugas yang selama ini dilakukan oleh pesawat E-8C Joint Surveillance Target Attack Radar System yang sudah menua akan beralih ke satelit Angkatan Luar Angkasa.

Rantai Pembunuh Jarak Jauh memiliki kemampuan untuk melacak target yang bergerak dari luar angkasa.

USSF dalam beberapa tahun terakhir bekerja dengan komunitas intelijen dan dinas militer lainnya untuk menentukan bagaimana mengganti JSTARS dengan sistem pelacakan target yang mengintegrasikan sistem udara dan luar angkasa dengan lebih baik.

Pusat Analisis Peperangan Antariksa memimpin upaya dan menyelesaikan analisisnya pada September tahun lalu.

Berbicara pada 15 Maret di Konferensi McAleese & Associates di Washington, Menteri Angkatan Udara Frank Kendall menyebut, program ini dihasilkan dari kerja sama antara Departemen Pertahanan dan komunitas intelijen sebagai sebuah transformasi untuk misi GMTI.

USAF sebelumnya telah menugaskan sebuah studi dari dewan penasehat ilmiahnya yang mempertimbangkan berapa banyak satelit misi GMTI.

USAF dan USSF akan mengevaluasi risiko pengalihan sebagian besar misi GMTI ke sensor berbasis ruang angkasa.

-Poetra-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *