Rusia berhasil membangun pesawat MC-21-30 dengan sayap komposit dalam negeri

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Irkut Corporation (bagian dari United Aircraft Corporation, Rostec) telah menyelesaikan pembangunan pesawat MC-21-300 pertama dengan sayap komposit polimer buatan Rusia.

Rostec mengatakan, pada 29 November 2021 pesawat telah dipindahkan dari bengkel perakitan akhir Pabrik Penerbangan Irkutsk milik Irkut Corporation ke divisi uji terbang.

Selanjutnya para spesialis pabrik dan perusahaan terkait akan melaksanakan program pemeriksaan darat terhadap pesawat dan sistemnya untuk mempersiapkan penerbangan perdana pesawat ini.

Pengembangan dan produksi bahan komposit polimer Rusia untuk sayap MC-21 dimulai setelah pemberlakukan pembatasan perdagangan terhadap Aerocomposit oleh Amerika Serikat pada September 2018.

Rostec menerangkan, kombinasi material komposit yang kuat dan ringan memungkinkan para desainer untuk membuat sayap beraspek tinggi dan meningkatkan aerodinamika pesawat secara bersamaan dengan peningkatan diameter badan pesawat.

Spesialis Irkut telah memulai produksi massal pesawat dengan sayap Rusia dalam waktu sesingkat mungkin. Hal ini sebagai kemajuan tersendiri.

“Perakitan pesawat pertama merupakan langkah besar bagi UAC dan bagi seluruh industri pesawat Rusia. Ini menunjukkan kematangan teknologi penerbangan kami dan merupakan kemenangan lain atas sanksi yang diberlakukan,” ujar Sergey Chemezov, CEO Rostec.

Pangsa komposit dalam desain MS-21 berkisar sekitar 40% dan merupakan angka rekor untuk pesawat jarak menengah.

Sementara itu bahan domestik untuk struktur bantalan beban komposit juga telah dikembangkan dengan partisipasi para ilmuwan dari Universitas Negeri Moskow dan perusahaan Rosatom.

Panel sayap luar dan bagian tengah sayap pesawat MC-21-300 diproduksi oleh perusahaan AeroComposit-Ulyanovsk.

Teknologi infus vakum yang dipatenkan Rusia diterapkan untuk produksi sayap.

RNS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *